Bandung, innews.co.id – Segala bentuk perbedaan pendapat maupun sikap politik sejatinya harus tetap dalam koridor Negara Hukum berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Penegasan ini merupakan salah satu poin pernyataan sikap Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia tentang Pentingnya Menjaga dan Memelihara Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia.

Dalam rilis yang diterima innews, Sabtu (18/5/2019) dikatakan, seluruh tujuan luhur negara Indonesia tersebut hanya bisa diwujudkan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kuat dan utuh.

Selain itu, perlu diingat bahwa kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

“Masa depan Bangsa Indonesia yang lebih makmur, berkemajuan, berkeadilan, berdaulat dan bermartabat hanya dapat diwujudkan melalui penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya,” tulis para rektor dari 87 perguruan tinggi negeri se-Indonesia tersebut.

Dikatakan pula, penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya sebagai prasyarat bagi terwujudnya masa depan Bangsa Indonesia yang lebih baik tersebut hanya dapat diakselerasi dalam suasana kebangsaan yang penuh kerukunan dan kedamaian.

Diyakini, kebangkitan Bangsa Indonesia untuk mewujudkan masa depan yang makmur, berkemajuan, berkeadilan, berdaulat dan bermartabat hanya dapat dicapai melalui terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi semangat persaudaraan di antara seluruh elemen Bangsa.

Karena itu, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia menghimbau seluruh elemen Bangsa Indonesia untuk senantiasa mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan Bangsa; menghormati perjuangan serta pengorbanan jiwa raga para pahlawan bangsa dan menjunjung tinggi amanat para pahlawan bangsa yang telah mewujudkan persatuan dan kesatuan NKRI.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, serta memberkahi Bangsa Indonesia dengan semangat kerukunan dan persaudaraan sebagai modal dasar untuk meraih masa depan Bangsa yang adil, makmur, damai dan sejahtera,” ujar rilis yang ditandatangani oleh Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi, DEA., selaku Ketua dan Prof Dr Dwia Aries Tina Palubuhu, MA., (Sekretaris). (RN)