Jakarta, innews.co.id – Media sosial mampu dimanfaatkan untuk membangun image baru (rebranding) koperasi ditengah masyarakat, termasuk generasi muda.

Hal itu mencuat dalam Diskusi Optimalisasi Sosial Media Activation yang diadakan Kementerian Koperasi dan UKM, Rabu (24/4/2019) yang menghadirkan pembicara Bagus Rachman Asisten Deputi Penyuluhan Koperasi Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM, Pendi Yusuf Ketua Koperasi Pemuda Indonesia (Kopindo), dan Abdallah Gifar Abisena Content Creator. 

Pendi mengatakan jika semangat koperasi tidak terus dikampanyekan, semakin hari citra koperasi akan semakin lemah di kalangan generasi muda, bahkan dapat ditinggalkan. Karena itu, ia menegaskan rebranding koperasi harus semakin diperkuat, dengan strategi rebranding ke dalam organisasi koperasi dan eksternal atau masyarakat. 

Rebranding harus dilakukan, baik secara internal dan eksternal. Internal agar seluruh anggota koperasi sebagai penguatan prinsip koperasi dan eksternal untuk memperbaiki citra koperasi dikalangan generasi muda,” kata Pendi. 

Dia mengatakan penggunaan media sosial akan sangat efektif karena lebih 90 persen generasi milenial adalah pengguna internet dan mencari berita dari internet. Mereka sekaligus juga  merupakan pengguna media sosial. 

Sementara itu, Bagus Rachman mengatakan di era koperasi zaman now, karakteristik koperasi sangat dekat dengan generasi muda.   

Abdallah Gifar Abisena mengatakan 
fakta menunjukkan dahsyatnya dampak  menggunakan media sosial atas sebuah brand, yakni akan meningkatkan jumlah pengunjung, publik menjadi bagian dari kompetisi, menciptakan keingintahuan melalui konten media sosial, dan pengguna internet di dunia menghabiskan waktu lebih banyak di media sosial untuk bertukar informasi. (RN)