Dr. Danny Christian Direktur RSU Imanuel bersama para pembicara dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur

Waingapu, innews.co.id – Sejatinya, fungsi rumah sakit tidak hanya menghadirkan kesehatan bagi pasien yang datang, tapi juga mampu memberikan layanan yang memuaskan dan edukatif bagi masyarakat luas.

Pola pelayanan seperti ini selama 12 tahun ditumbuhkembangkan dalam pelayanan di RSU Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.

Hal ini dikatakan Dr. Danny Christian, pemilik sekaligus Direktur RS Imanuel dalam Seminar dan Workshop bertajuk Imanuel Medical Update 2019 dalam rangka memperingati 12 tahun pelayanan RSU Imanuel.

Dr. Danny Christian Direktur RS Imanuel

Acara ini digelar bertujuan guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tenaga medis di Sumba.

Menurut Dr. Danny Christian yang juga salah seorang alumnus Fakultas Kedokteran UKI Jakarta, petugas kesehatan harus berupaya mengubah pola pikir dari dilayani menjadi melayani yakni dengan melakukan terobosan baru yang inovatif dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga dapat memberikan pelayanan prima dengan setulus hati.

Para peserta seminar yang membludak

Sejumlah tema menarik ditampilkan dalam seminar kali ini yang menghadirkan sejumlah pembicara ternama diantaranya, DR. Dr. Irsan Hasan, SpPD, KGEH, Ketua Kolegium Ilmu Penyakit Dalam (IPD) yang menyajikan tema Kegawatdaruratan Hepatitis. Juga DR. Dr Lucy Widasari, MSi., dosen Fakultas Kedokteran di Jakarta serta tim stunting Sekretariat Wakil Presiden yang mengusung tema ‘Stunting, Tanggung Jawab Siapa?’

Pembicara lainnya, Dr. David Wau, MSc.,SpA., dengan tema sajian Kegawatdaruratan Penyakit Tropik dan Infeksi Pada Anak.

Ketua Pelaksana Seminar Dr. Samuel Bungaran Partahi Saud Manalu

Pemateri lainnya Dr. Maarthen CP Wongkar, SpPD., dengan tema ‘Sindrom Koroner Akut’. Juga mengenai Tatalaksana Terbaru PPOK yang dibawakan oleh Dr Anry Widiaty.,SpP., serta Asuhan keperawatan pada Penyakit Paru Obstruktif kronik (PPOK) oleh Domianus Namuwali, S.Kep.,Ns.,M.Kep.

Pada acara tersebut juga diadakan Workshop mengenai Tatalaksana Cairan dan Balans Cairan yang disampaikan oleh Dr. David Wau, MSc.,SpA., serta Tatalaksana Gizi Seimbang Melalui Optimalisasi Pangan Lokal untuk mencegah stunting yang dibawakan oleh DR. Dr Lucy Widasari, MSi.

Para dokter di RS Imanuel Waingapu

Lebih lanjut DR. Dr. Lucy Widasari mengatakan perlu adanya komitmen bersama serta aksi nyata untuk mencegah dan mengatasi stunting di Provinsi NTT, khususnya di Kabupaten Sumba, yang diinisasi oleh RS Imanuel.

“Stunting merupakan prediktor rendahnya kualitas sumber daya manusia yang dampaknya menimbulkan risiko penurunan produktivitas suatu bangsa,” jelas DR. Lucy.

Tampak hadir pada acara yang dikemas spesial tersebut tim dokter dan petugas kesehatan di RS Imanuel Waingapu diantaranya, Dr. Elcha Leonard, Dr. Peny Ruth Jessica, Dr. Mitchell Natanael Winarko, Dr. Peny Damanik, Drg. Monica Irene Lumenta serta Dr. Edwin Vam.

Dr. Danny Christian Direktur RSU Imanuel bersama para pembicara dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur

Para peserta sangat antusias dan puas dengan apa yang disampaikan oleh para narasumber yang sangat mengena dengan tugas sehari-hari dalam memberikan pelayanan di Rumah sakit.

Di penghujung acara, Dr. Samuel Bungaran Partahi Saud Manalu selaku Ketua Panitia Seminar dan Wakil Direktur RSU Imanuel Sherly Supusepa, S.Sos., mengapresiasi dan berterima kasih kepada narasumber yang telah memberikan pencerahan kepada seluruh peserta seminar yang terdiri dari dokter, perawat, bidan dan ahli gizi di wilayah Sumba Timur, Sumba Barat (Waikabubak), Sumba Barat Daya dan Sumba Tengah. (RN)