Jakarta, innews.co.id – Diperkirakan sekitar 10 ribu peserta yang terhimpun dalam Gerakan Alumni Universitas Indonesia untuk Jokowi-Amin akan hadir pada deklarasi yang akan diadakan di Plaza Tenggara, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (12/1/2019) pukul 15.00-18.00 WIB.

Hal itu disampaikan Ketua Gerakan Alumni UI untuk Jokowi-Amin, Fajar Soeharto, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/1).

“Kami telah siap menyambut kedatangan kurang lebih 10.000 peserta yang terdiri dari alumni Universitas Indonesia dan para sahabat kami, yaitu alumni berbagai perguruan tinggi dan universitas, serta anggota organisasi masyarakat dan komunitas dari berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Fajar.

Dikatakannya, ini adalah dukungan spontanitas atas dasar kesamaan kehendak dan pilihan untuk memenangkan Jokowi-Amin.

Mereka meyakini capres-cawapres nomor urut 01 itu pilihan yang paling tepat, serta telah teruji dengan parameter rekam jejak, integritas, dan pelbagai prestasi nyata.

Fajar menyampaikan, Jokowi dipastikan hadir untuk menerima amanat secara langsung dari para pendukung deklarasi tersebut.

“Kami bangga dan merasa terhormat menerima dukungan yang terus menerus mengalir dari sahabat-sahabat kami untuk ikut serta dalam deklarasi ini. Kami percaya deklarasi ini akan menjadi awal yang membawa pengaruh besar untuk membangkitkan semangat dan mendorong gerakan-gerakan serupa demi mendukung paslon 01.”

Sementara itu, Penasihat Ketua Gerakan Alumni UI untuk Jokowi-Amin, Dion Nizar, menambahkan sejauh ini deklarasi itu mendapat dukungan dari 15 perguruan tinggi/universitas, di antaranya Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sumatera Utara, Universitas Atmajaya, Universitas Trisakti, termasuk 25 komunitas dan organisasi relawan.

“Kegiatan ini adalah gerakan silent majority yang kebetulan dicetuskan oleh alumni UI. Bahkan, dalam waktu 60 hari sejak November 2018 persiapan begitu gempita, baik dukungan dari kalangan intelektual, kampus, ormas. Catatan penting adalah kami tidak pernah mengundang (peserta deklarasi),” kata Dion.

Dalam deklarasi tersebut, Addie MS selaku konduktor juga akan mengisi acara dengan sejumlah lagu nasional dan perjuangan. (RN)