Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat menghadiri acara bertajuk "Kopi Penyangga Bumi", di M Bloc Space, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020)

Jakarta, innews.co.id – Cita rasa kopi Indonesia tidak kalah dari luar negeri. Agar volume bisnisnya meningkat, dibutuhkan konsep jitu.

Hal ini ditegaskan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat menghadiri acara bertajuk “Kopi Penyangga Bumi”, di M Bloc Space, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).

Selain itu, dipandang perlu pemanfaatan lokasi untuk dijadikan sebagai marketplace untuk berbagai produk, seperti kuliner, fashion, termasuk kedai kopi, seperti di M Bloc Space.

Untuk itu, Teten juga terus berupaya mencari lahan pemerintah yang kosong lainnya atau kurang dimanfaatkan untuk dijadikan pasar malam, desa wisata, dan sejenisnya.

Sementara itu, Di tempat yang sama, CEO M Bloc Space serta penggagas Kopi Penyangga Bumi, Handoko Hendroyono mengatakan, M Bloc tumbuh dan berkembang karena semangat komunal, di mana brand-brand lokal hadir dan eksis. Dengan kerjasama seperti ini brand-brand lokal dipastikan bisa maju.

“Kita harus bersatu, berkolaborasi seluruh stakeholder (BUMN, masyarakat dan lain-lain) untuk memajukan brand lokal,” pinta Handoko.

Pihaknya juga akan terus membuat kolaborasi event-event kopi, bukan hanya di M Bloc Space, tetapi juga di banyak tempat di Jakarta Selatan. Sehingga, turis-turis asing akan banyak berwisata kopi di Jakarta Selatan dengan narasi yang berbeda.

Sementara Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya mengatakan, sebagai BUMN, Peruri ikut bertanggungjawab untuk memajukan serta mendorong masyarakat agar mampu meningkatkan kesejahteraan kehidupannya. “Acara Kopi Penyangga Bumi ini merupakan kolaborasi Rumah Kreatif BUMN Karawang dengan Creative Hub M Bloc, diharapkan semakin banyak BUMN maupun swasta yang tertarik berkolaborasi memajukan petani kopi di Indonesia dan menjadikan kopi Indonesia memiliki nilai jual di tingkat dunia,” jelas Dwina.

Peruri bersama M Bloc, tambah Dwina, sangat terbuka untuk mengakomodir kolaborasi kreatif dari berbagai komunitas dalam mewujudkan gagasan para milenial maupun industri kreatif untuk meningkatkan peran UMKM dalam memajukan perekonomian Indonesia. (RN)