Menteri Yohana Yembise

Ternate, innews.co.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Yohana Yambise mencanangkan Pulau Hiri di Provinsi Maluku Utara sebagai pionir pulau layak anak (PLA).

Hal ini disampaikannya dalam deklarasi PLA di Ternate, Sabtu (25/8). Deklarasi ini juga dihadiri oleh Wali Kota Ternate, Dr H Burhan Abdurahman, Wakil Wali Kota Ternate, H. Abdullah Tahir, SH, Kepala Bank Indonesia Cabang Ternate, Dwi Tugas Waluyanto, dan Kepala Dinas PPPA Kota Ternate, Hadijah Tubuya, M.Si.

Kabupaten/Kota Layak Anak merupakan sebuah pembangunan berbasis hak anak, yang ditujukan untuk pemenuhan hak dan perlindungan khusus bagi anak.

Menteri Yohana menambahkan, pemenuhan hak dan perlindungan anak tertuang dalam amanat konstitusi sejak pemerintah meratifikasi Konvensi Hak Anak (KHA) melalui Keppres Nomor 36 Tahun 1990. Dengan meratifikasi konvensi tersebut, negara memiliki kewajiban untuk memenuhi semua hak anak, melindungi anak, dan menghargai pandangan anak.

Menurut dia, jumlah anak di Indonesa telah mencapai 34 persen dari seluruh penduduk atau sekitar 87 juta anak, maka sangat jelas anak merupakan potensi dan kekayaan bangsa yang tak ternilai harganya.

“Pencanangan PLA merupakan yang pertama kali di Indonesia. Ini merupakan sebuah momentum bagi Kota Ternate untuk dapat memotivasi kabupaten/kota lain di Provinsi Maluku Utara untuk melakukan hal yang sama. Kemarin Kota Ternate baru saja mendapatkan penghargaan Pratama, saya harap ke depannya keberhasilan yang dicapai dapat terus meningkat ke tingkatan madya, nindya, utama, dan kelak bisa mencapai KLA,” ujar Menteri Yohana.

Sementara itu, Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman, menyatakan untuk mencapai predikat sebagai PLA dibutuhkan kerja keras dan bukan hal yang mudah, namun kami telah berkomitmen untuk mewujudkan hal tersebut.

“Harapannya KemenPPPA melalui Ibu Menteri dapat memberikan dukungan dan bimbingan kepada kami untuk mensinergikan langkah dalam percepatan Pulau Hiri sebagai Pulau Layak Anak,” tutur Burhan.

Usai deklarasi, Menteri Yohana melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi beberapa stand kerajinan hasil olahan ikan dari Ibu-ibu Pulau Hiri, mengunjungi BI Corner Pulau Hiri, serta mengunjungi kegiatan menggambar mural bersama Forum Anak. (RN)