Peserta WBR memenuhi ruang utama acara usai kebaktian bersama

Purwokerto, innews.co.id – Menjaga kesucian diri melalui tingkah, pola, dan kata, merupakan sesuatu yang harus dipupuk sejak dini. Pola pembinaannya pun harus terintegrasi dan komprehensif kepada semua usia.

Acara WBR 2019 diawali dengan pelantikan DPW PAKIN Jawa Tengah di Baturaden

Secara berkala, hal ini dilakukan oleh Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) dalam acara Wisata Bina Rohani (WBR), yang dilaksanakan di penghujung tahun 2019 di STT Soteria, kawasan objek wisata Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah, 30-31 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.

Para peserta Junzi Spiritual Training (JST), pendalaman rohani dengan happy activity

Di kaki Gunung Slamet nan sejuk ini, peserta yang berasal dari 3 generasi saling membangun harmoni. Bagi anak-anak sekolah minggu dilakukan Kamp Kebajikan, untuk pemuda-pemudi dilibatkan pada acara Kompak (Komunikasi Pemuda Agama Khonghucu), sementara para orangtua dihimpun dalam aktivitas Junzi Spiritual Training (JST), pendalaman rohani dengan happy activity.

Tim kepanitiaan gabungan dari DP PERKHIN, DPN PAKIN, dan MAKIN Purwokerto

Dalam siaran pers yang diterima innews, dijelaskan, jumlah peserta sebanyak 253 orang terdiri dari 117 JST, 55 KOMPAK, 59 Kamp Kebajikan dan 22 penjinjau) yang berasal dari 33 Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN), Wilayah Jateng, Jatim, Jabar, dan Banten. Bertindak selaku tuan rumah adalah MAKIN Purwokerto dengan panitia yang diisi oleh PERKHIN, PAKIN, dan RAKIN.

Panitia, narasumber dan rohaniawan yang hadir

Menurut Suryani, Ketua Panitia WBR 2019, acara ini merupakan kali ke-4 diadakan. “Tahun depan dan seterusnya akan tetap berlanjut. Semoga dalam pelaksanannya akan lebih baik lagi,” ujarnya.

Pemuda-pemudi yang dilibatkan pada acara Kompak (Komunikasi Pemuda Agama Khonghucu)

Tujuan diadakannya acara ini, lanjut Suryani, untuk mempererat tali persaudaraan diantara umat Khonghucu. Acara ini bisa diikuti oleh satu keluarga (papa, mama, dan anak). “Melalui acara ini, diharapkan peserta dapat lebih mengimani ajaran Agama Khonghucu dengan baik,” imbuhnya.

Pèserta Kamp Kebajikan begitu ceria

Selain pendalaman iman, acara juga diisi dengan senam bersama, games, dan outbond. “Di malam menyambut tahun 2020, kami adakan acara spesial, doa tutup tahun yang dipimpin oleh Xs. Antonius Ong, api unggun, pesta seni, menerbangkan lampion harapan, dan BBQ,” urai Suryani.

Acara kebaktian bersama yang berlangsung penuh keheningan

Bicara soal materi acara, Suryani menerangkan, penekanan pengajaran tentang keimanan dalam Agama Khonghucu, pembinaan diri untuk menjadi seorang Junzi (Susilawan), dan pemahaman Kitab Suci. Tema yang diangkat adalah “Jalan Suci Didalam Diri, Tak Usah Kau Cari Jauh”, yang merupakan kutipan dari ayat ShiSu, Kitab ZhongYong XII: 1 1.

Suasana kala peserta melakukan senam bersama

Selain Xs. Antonius Ong, tampil juga sebagai narasumber antara lain, Ws. H.T. Saputra, Ws. Budi Suniarto, Js. Yugi Yunardi, Js. Andy Tjiok, dan Dq. Trisno Rahayu. Untuk musik pengiring selama acara dari PAKIN Pak Kik Bio Surabaya.

Pemberian plakat penghargaan kepada para narasumber
Narasumber diberi plakat

Disebutkan, WBR merupakan satu-satunya kegiatan keagamaan Khonghucu yang dalam pelaksanaannya melibatkan 3 generasi dalam satu kegiatan terpadu, terintegrasi, dan diharapkan dapat menjadi pembinaan yang efektif bagi keluarga Khonghucu. (RN)