Jakarta, innews.co.id – Tidak hanya Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Tengah yang disurati oleh Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP IPPAT) berkaitan dengan pelaksanan Konferensi Wilayah (Konferwil), Pengwil Nusa Tenggara Barat (NTB) juga disurati.

Hal ini disampaikan Muhammad Aroman, SH., Ketua Pengwil IPPAT NTB ketika dikonfirmasi innews, Jum’at (28/12) malam.

“Ya, kami juga disurati tapi tidak ada ancaman akan diambil PP IPPAT bila tidak dilaksanakan,” ujar Aroman.

Menurutnya, oleh PP IPPAT memang sudah ditentukan pelaksanaan Konferwil di NTB pada 13 Januari 2019. Namun, sejauh ini kami belum menjadwalkan kapan konferwil mau dilaksanakan.

“Pengwil NTB masih wait and see saja,” ujarnya singkat.

Ketika disinggung soal gugatan hasil Kongres VII IPPAT di Makassar, menurut Aroman, itu hak peserta. “Kita hormati itu,” tandasnya.

Dia menambahkan, apa pun kondisi di pusat, daerah tetap jalan. “Khusus NTB, siapapun pengurus kami tidak ada masalah,” tegasnya. (RN)