Tapanuli Utara, innews.co.id – Kerinduan masyarakat di daerah Tapanuli kian membuncah akan hadirnya Provinsi Tapanuli (Protap). Sayangnya, moratorium pembentukan Protap belum dicabut.

Sejauh ini, 5 kabupaten di wilayah Tapanuli, masing-masing Tapanuli Utara, Toba Samosir, Samosir, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Tengah, telah mempersiapkan secara matang rencana pembentukan Protap.

Hal ini ditegaskan Drs. Nikson Nababan Bupati Tapanuli Utara di Tarutung, Senin (6/5/2019)

“Moratorium pembentukan Provinsi Tapanuli belum dicabut sampai sekarang. Artinya, persetujuan perjuangan masyarakat terkait pembentukan tersebut berhenti sementara, sedangkan DPRD tingkat kabupaten/kota dan provinsi sudah setuju,” jelas Nikson.

Menurut Nikson, kelayakan menjadi sebuah provinsi, sudah memadai. Seperti, infrastruktur bandara internasional dan rumah sakit layanan umum sudah tersedia. Adapun untuk pendidikan, lanjut dia, sedang diupayakan peningkatan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) menjadi universitas negeri.

Tidak itu saja, lanjut Nikson, warga mendambakan pembentukan Protap karena diyakini akan berdampak kepada laju pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah Tapanuli Raya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Utara Poltak Pakpahan mengatakan, semangat juang masyarakat Tapanuli terkait pembentukan provinsi harus ditanggapi dengan baik.

Dia meminta moratorium pembentukan Provinsi Tapanuli agar dicabut demi terkabulnya impian masyarakat Tapanuli Raya demi percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah itu. (RN)