Bandung, innews.co.id – Sebuah terobosan besar dilakukan oleh Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Barat dibawah pimpinan Osye Anggadari, SH., dengan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten (BJB).

Penandatanganan MoU dilakukan di Jalan Naripan, Sumur Bandung, Kota Bandung, Kamis (21/1) kemarin.

Kesepakatan bersama ini terkait penggunaan produk jasa layanan perbankan dalam pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah (BPHTB) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Menurut Osye Anggandari, SH., melalui kerjasama ini nantinya akan memberikan kemudahan bagi PPAT di mana pembayaran untuk PNBP dan BPHTB bisa dilakukan secara daring, melalui m-banking. “Dengan begitu, pengecekan atau pembayaran bisa dilakukan secara langsung dan transaksi pun menjadi lebih aman,” ujar Osye.

Tidak itu saja, BJB nantinya akan memberikan fasilitas dengan membukakan rekening untuk Pengwil Jabar IPPAT.

“Anggota yang tersebar di Jabar akan mendaftarkan datanya ke Pengwil. Selanjutnya, Pengwil yang akan memberikan ke pihak BJB,” urai wanita cantik yang biasa disapa ‘Teh Osye’ ini.

Dijelaskan pula, MoU ini dilakukan untuk meminimalisir risiko yang kerap terjadi. Selama ini saat melakukan pembayaran pihaknya menerapkan sistem kepercayaan. “Untuk itu, dengan adanya kerjasama ini bisa mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Pemimpin Divisi Institusional Banking BJB, Isa Anwari mengapresiasi kepercayaan Pengwil Jabar IPPAT yang telah bekerja sama dan menggunakan jasa layanan Bank BJB.

“Kerjasama itu merupakan kolaborasi dan kehormatan bagi BJB. Antara PPAT dan BJB (Perbankan, red) memiliki kesamaan yakni, sama-sama menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Untuk mempermudah layanan, kami akan siapkan layanan untuk pembayaran BPHTB dan juga PNBP,” tukas Isa Anwari. (RN)