Jakarta, innews.co.id – Dibentuk dan dideklarasikan pada 18 September 2018 di Bogor, wadah Nice For Jokowi langsung melesat bak anak panah dengan membuka cabang-cabang di daerah, mulai dari Palembang, Makassar, Bogor, Jakarta, Jambi, dan sejumlah daerah lain yang sementara mengantri.

Kehadiran Nice For Jokowi ini turut melengkapi kehadiran para relawan guna memenangkan pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin sebagai Presiden-Wakil Presiden periode 2019-2024 pada Pipres, 17 April 2019 mendatang.

Lahirnya wadah ini dilatari apresiasi terhadap kinerja Presiden Joko Widodo selama ini dalam membangun negeri. Nice itu sendiri mengandung arti, baik, bagus, nyaman. Itu sangat pas dengan apa yang dilakukan oleh Jokowi bagi masyarakat dan bangsa ini. 

“Karena Pak Jokowi sudah memberikan kebaikan kepada bangsa ini, maka kami pun dari masyarakat ingin memberikan kebaikan kepada beliau. Bentuknya lebih banyak bakti sosial,” ujar Utiek. 

Menurut Utiek R. Abdurachman, SH., MLI., M.Kn., Ketua Umum Nice For Jokowi di kantornya di bilangan Jakarta Barat, Jumat (5/10), kehadiran organisasi yang ia pimpin semata untuk melakukan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat. Salah satu upaya yang ia lakukan adalah menolong masyarakat dalam mengurus PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap) ke kelurahan. 

“Kami mengedukasi masyarakat dalam bentuk penyuluhan hukum sehubungan program PTSL dari pemerintah. Kami hanya memberikan informasi mengenai apa itu PTSL, kemudian mengecek kelengkapan dokumennya. Setelah lengkap, maka masyarakat sendiri yang akan jalan untuk mengurusnya ke kelurahan setempat,” jelas Utiek yang juga bereprofesi sebagai Notaris-PPAT.

Faktanya, kata Utiek, banyak masyarakat yang belum tahu apa itu PTSL. Tak heran, dokumen pun tidak lengkap. Program PTSL ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

Ada sejumlah program lain yang diaplikasikan oleh Nice For Jokowi di antaranya, membantu masyarakat yang membutuhkan jasa notaris. Kebetulan di wadah ini banyak bersemayam notaris dari berbagai daerah. Pihaknya, kata Utiek, akan bekerja sama dengan sekolah, masjid, atau lembaga-lembaga dibawahnya bilamana membutuhkan pembuatan akta untuk pengembangan yayasan dan lainnya secara cuma-cuma. 

Program lainnya, adalah memberikan penyuluhan hukum kepada masyarakat mengenai yayasan, koperasi, dan sebagainya. 

Utiek R. Abdurachman, SH., MLI., M.Kn – Ketua Umum Nice For Jokowi

Di Nice For Jokowi, duduk sebagai pengarah utama, seperti kata Erry Gustion, SH., M.Kn., Ketua Harian Nice For Jokowi, di antaranya, Siswono Yudo Husodo, Prananda Paloh, dan Muhammad Yamin Tawari.

Lebih jauh Erry yang akrab disapa Bowie ini menambahkan, ke depan akan banyak program-program yang bakal diimplementasikan oleh Nice For Jokowi. Dirinya juga menambahkan, dalam pengamatannya pada Pilpres 2018 nanti, Jokowi bakal menang di Sumsel, yang pada 2014 pasangan Jokowi-JK kalah. 

“Dulu, kalahnya karena cawapres Prabowo, yakni Hatta Rajasa dari Sumsel, meski terbilang kurang dikenal karena jarang pulang kampung. Tapi kalau sekarang, Jokowi bisa menang telak di 2019. Kini, Sumsel sudah bisa dikatakan sebagai Kota Megapolitan dengan perkembangan yang demikian pesat. Itu semua terjadi di era Jokowi sekarang,” tandasnya. (RN)