Drs Nikson Nababan Bupati Tapanuli Utara yakin Protap bakal terealisasi

Jakarta, innews.co.id – Pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) sejatinya tinggal selangkah lagi. Seluruh dokumen pendukung, baik bahan kajian dan persetujuan telah masuk ke DPR. Diharapkan moratorium secepatnya bisa dicabut.

Hal ini disampaikan Drs. Nikson Nababan Bupati Tapanuli Utara saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (8/6/2019) malam. Nikson mengingatkan kepada semua pihak, utamanya para tokoh asal Tapanuli untuk tetap konsisten mendorong percepatan realisasi Protap secepatnya.

Berkenaan dengan lahirnya Komite Pembentukan Provinsi Danau Toba, Nikson menilai, silahkan saja. Namun, harus dipahami bahwa plan A tetap Protap, baru selanjutnya plan B yakni, Provinsi Danau Toba.

“Saat ini, Protap sudah masuk DPR, tinggal dibahas saja. Kita berharap dalam waktu tidak lama, moratorium akan dicabut. Jadi, Protap tinggal ketuk palu saja,” ujar Nikson.

Ini tentu berbeda dengan Provinsi Danau Toba yang masih harus meminta persetujuan dari kabupaten di sekitar Danau Toba. Juga masih harus minta persetujuan Provinsi Sumut sebagai induknya.

“Dengan kata lain, jalannya masih panjang dan memakan waktu lama. Mengapa tidak kita dukung saja Protap yang jelas-jelas selangkah lagi gol,” tambah Nikson.

Selain itu, Protap memiliki histori yang panjang. Di mana Tapanuli merupakan satu-satunya Keresidenan di Republik ini yang belum menjadi provinsi. “Tapanuli memiliki nilai kesejarahan yang panjang. Pun sudah diusulkan sejak lama,” tandasnya.

Nikson mengkhawatirkan kalau Provinsi Danau Toba, maka Tapanuli Tengah (Tapteng) pasti akan menarik dukungan karena tidak termasuk wilayah di sekitar Danau Toba. Padahal, Tapteng memiliki banyak potensi emas, disamping memiliki pelabuhan laut.

Lebih jauh Nikson mengatakan, sejauh ini ada 2 usulan provinsi dari Sumut yakni, Protap dan Provinsi Nias. “Kalaupun Pemerintah Pusat memiliki keterbatasan dana, saya yakin Nias siap bergabung dengan Protap karena memang memiliki kedekatan geografis,” urainya.

Bergabungnya Nias ke dalam Protap merupakan sebuah solusi yang ditawarkan guna merealisasikan satu provinsi baru di wilayah Sumut.

Nikson mengajak semua pihak, khususnya para tokoh asal Tapanuli untuk bersama-sama mendukung realisasi Protap. (RN)