Sejalan dengan amanat dalam pidato Presiden RI pada acara Hari Koperasi ke-71, tepatnya 12 Juli 2018 yang lalu, salah satu penekanan utama substansi pengarahannya bahwa koperasi saat ini hidup yang pertama di era teknologi yang kedua di era globalisasi dan ketiga di era milenial di mana perubahan saat ini begitu cepat dengan adanya revolusi industri 4.0.

Mc Kinsey global institute menyatakan bahwa perubahan yang terjadi 3.000 kali dibandingkan dengan revolusi industri yang pertama.

Perubahan yang sangat cepat ini harus segera direspon oleh koperasi yang dihadapkan pada artificial intelejen, internet of thing, big data, dan advance robotic.

Fakta menunjukkan saat ini perkembangan internet di tanah air yang cukup pesat. Berdasarkan Data Asosiasi Pengguna Jasa Internet Indonesia (APJII), hingga tahun 2017 pengguna internet sebanyak 143,5 juta orang.

Angka tersebut meningkat dibandingkan pada tahun sebelumnya, yakni 2016 yang tercatat mencapai 132,7 juta jiwa. Disamping itu, pengguna telepon seluler (ponsel) di tanah air mencapai 371,4 juta pengguna atau 142 persen dari total populasi sebanyak 262 juta jiwa.

Artinya, rata-rata setiap penduduk memakai 1,4 telepon seluler karena satu orang terkadang menggunakan 2-3 kartu telepon seluler.

Fenomena tersebut tentunya pula harus disadari bersama terutama oleh pelaku koperasi, pemangku kepentingan serta stakeholders koperasi agar tidak ditinggal oleh zaman.

Berkaitan hal tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM dalam rangka penataan data koperasi dan pengembangannya terus berupaya melakukan upaya dan langkah terobosan.

Sistem Pendataan Pelaporan Kinerja Tahunan atau Rapat Anggota Tahunan (RAT) oleh masing-masing koperasi seluruh Indonesia yang jumlahnya hingga akhir tahun 2017 sebanyak 152.714 unit koperasi.

Online Data System (ODS) Koperasi bertumpu pada Enumerator/ Operator dan Petugas Data oleh Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM Provinsi/D.I./Kab./Kota saat ini telah, sedang dan akan terus mengembangkan pelaporan oleh koperasi secara cepat, tepat dan efektif sesuai tuntutan perkembangan zaman.

Kendala dan permasalahan yang dihadapi pemerintah terkait pembinaan koperasi saat ini antara lain kelambatan penyampaian data laporan kinerja tahunan koperasi atau Laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Berkaitan hal tersebut, pengembangan Online Data System (ODS) Langsung Koperasi ini merupakan suatu keniscayaan serta jawaban solusi atas pemenuhan pelayanan prima kepada masyarakat terutama pelaku dan gerakan koperasi melalui pemanfataan IT yaitu ODS Langsung: 1). Berbasis Web dan 2). Berbasis Smart phone.

Hal ini tentunya lebih memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung (bottom up participation).

Mengutip pernyataan Presiden RI pada Harkop ke-71, “Para anggota dan koperasi harus pintar dalam menggunakan aplikasi-aplikasi yang ada di smartphone, misalnya WhatsApp tidak harus canggih tapi bisa memanfaatkan fitur-fitur yang ada dalam aplikasi WhatsApp”.

Pengembangan ODS Langsung Koperasi pada hakikatnya Kementerian Koperasi dan UKM, mencoba untuk terus melakukan edukasi masyarakat pelaku dan gerakan koperasi untuk lebih familiar dan terbiasa memanfaatkan IT dalam aktivitas operasional koperasi, salah satunya dalam melaksanakan kewajiban organisasi kepada pemerintah berupa pelaporan hasil pertanggungjawaban yang dilakukan minimal 1 tahun sekali.

Lebih lanjut, upaya dan langkah terobosan ini juga diharapkan mengikis opini publik bahwa pelayanan pemerintah (birokrasi) yang sering dikonotasikan rumit dan berbelit-belit.

Inovasi dan kebaruan atas Pengembangan Online Data System (ODS) Langsung Koperasi yang bisa diakses masyarakat secara langsung (Swa-Mandiri),sehingga pelaku Koperasi dalam hal ini baik Pengurus maupun Manajemen Koperasi dapat melaporkan hasil pertanggungjawaban kinerja kepengurusannya secara tepat waktu kepada pemerintah baik itu Kementerian Koperasi dan UKM, Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM Provinsi/D.I./Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia.

Secara lebih teknis, pelaku dan gerakan koperasi dapat mengakses melalui website Kementerian Koperasi dan UKM yang beralamat di www.depkop.go.id melalui laman NIK Koperasi dan Fitur Registrasi ODS Langsung Koperasi sehingga masing-masing gerakan koperasi dapat memperoleh ID Pemakai dan Sandi.

Untuk hal-hal lebih detail Gerakan Koperasi dapat berkoordinasi dengan operator ODS Koperasi di Bagian Data Kementerian Koperasi dan UKM, Dinas yang Membidangi Koperasi dan UMKM Provinsi/D.I. Kabupaten dan Kota.

Catur Susanto, Kepala Bagian Data Kementerian Koperasi
dan UKM