OSO lagi jalan-jalan di Pasar Tengah

Jakarta, innews.co.id – Kinerja pemerintah yang ditampilkan di bioskop bukanlah kampanye terselubung, melainkan bentuk sosialisasi.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) di Jakarta, Sabtu (15/9).

“Iklan kinerja pemerintah yang ditayangkan di bioskop itu adalah produk dari Kementerian Kominfo dan bukan dibuat tim kampanye Pak Jokowi sebagai capres,” kata OSO.

Menurut OSO, iklan kinerja Pemerintah di bioskop itu bukan urusan Presiden RI Joko Widodo. Akan tetapi, itu adalah pekerjaan Kementerian Kominfo.

Kementerian Kominfo sebagai kementerian teknis yang membidangi informasi, menurut Oesman, memiliki fungsi dan tugas untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Informasi yang disampaikan melalui iklan di bioskop itu adalah nyata, realisasi dari program pemerintah. Jadi, bukan kampanye,” katanya.

Ketua DPD RI dan Wakil Ketua MPR RI ini menegaskan bahwa dirinya sudah bertanya langsung kepada Presien Joko Widodo perihal polemik iklan kinerja pemerintah di bioskop.

Menurut dia, Joko Widodo menyatakan tidak tahu dan penayangan iklan itu adalah bagian dari tugas dan fungsi Kementerian Kominfo.

Oesman juga menegaskan bahwa Joko Widodo yang merupakan bakal calon presiden petahana tidak perlu melakukan kampanye terselubung.

Menurut dia, kegiatan Joko Widodo sehari-hari sebagai presiden sudah bertemu dengan masyarakat dan menjadi perhatian masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Oesman juga mengingatkan agar tidak tidak ada pihak-pihak yang berupa melontarkan provokasi dan membangun polemik dengan tidak berdasar. (RN)