Jakarta, innews.co.id – Menjadi notaris/PPAT selama lebih dari 23 tahun memberi gambaran bahwa sosoknya begitu dipercaya. Dan, ia pun begitu enjoy dengan seabreg pekerjaan.

“Notaris dan PPAT adalah pekerjaan yang menyenangkan. Saya harus bertemu dengan banyak orang, mempelajari berbagai ilmu, tidak hanya bidang hukum, tapi juga bisnis,” aku Otty Hari Chandra Ubayani, SH., SpN., MH., dalam sebuah perbincangan santai di kantornya beberapa waktu lalu.

Bertemu banyak orang, Otty meyakini bisa membuatnya awet muda.

Ternyata menjadi notaris/PPAT bukan menjadi keinginannya sejak awal.

Dulu, ia sukanya dunia seni. Bahkan, sejak SMP ia sudah menelurkan banyak karya desain. “Saya gemar membuat brand-brand luar negeri,” akunya lugas.

Tapi orangtua menginginkan Otty mengenyam pendidikan akademis. Mulailah ia sekolah hukum sampai meraih gelar Master Kenotariatan.

Kuliah di Fakultas Hukum, Otty sebenarnya memilih kalau tidak menjadi hakim atau pengacara. “Eh, malah kejeblos jadi notaris,” ungkapnya sembari terbahak.

Otty Ubayani kerap diwawancarai media massa

Dulu, nasib notaris belum jelas. Kapan SK pengangkatan keluar pun tidak tahu. “Ketika itu oleh Pak Mulyadi (Menteri Kehakiman) mengeluarkan beberapa ribu SK Notaris, termasuk saya dan langsung ditempatkan di Jakarta, setelah 3 tahun praktik di Karanganyar, Jawa Tengah,” kisah Otty yang saat ini sudah masuk kategori notaris klasifikasi A ini.

Masuk klasifikasi A, membuat Otty banyak dipercaya menangani akta-akta yang masuk kategori sulit.

Desainer ulung

Otty tidak hanya dikenal sebagai seorang Notaris/PPAT, tapi juga desainer anyar. Brand OH Buoutique menjadi bukti kepiawaiannya mendesain baju-baju berkelas.

Otty Ubayani, selalu bersyukur

“Ya, itu memang hobi saya,” aku Otty yang saat wawancara mengenakan setelan atasan dan bawahan hitam nan serasi dan membuat dirinya terlihat makin cantik. Ia mengaku mendesain biasa dilakukan dinihari. Biasanya, ide-ide lancar jelang subuh.

Berbagai hasil desain Otty kerap ditampilkan dalam berbagai pameran. Bahkan, Mufidah Jusuf Kalla istri Wakil Presiden Jusuf Kalla dibuat terpana saat mengunjungi stand OH Boutique dalam Pameran di JCC beberapa waktu lalu.

Masa sulit

Kembali ke soal kondisi pekerjaan sebagai notaris, sekarang ini, kata Otty, notaris menghadapi masa-masa sulit. “Ke depan, bisa jadi semua pekerjaan notaris diambil oleh mesin,” ujarnya.

Dia mencontohkan kehadiran OSS. Juga bukan tidak mungkin pembuatan akte dilakukan by system. Sekarang zamannya easy business doing.

Otty Ubayani cinta almamater

“Kita harus antisipasi secara serius. Jangan nanti notaris jadi pengangguran terselubung” ujarnya mengingatkan.

Karena itu, Otty mengajak semua pihak untuk melakukan inovasi dan terobosan, bahkan menciptakan pekerjaan-pekerjaan baru.

Otty Hari Chandra Ubayani, dipercaya dan terpercaya

Dicontohkan, hipotik menjadi hak tanggungan, HGB menjadi Hak Milik, dan lainnya.

Dalam hal ini, kreatifitas para notaris dituntut untuk mencari model-model pekerjaan baru. “Notaris harus menciptakan sesuatu agar dapat bersinergi dengan globalisasi,” imbuhnya. (RN)