Otty H. Chandra Ubayani, SH., Sp.N., MH., Ketua Umum Ikatan Alumni Notariat (IKANOT) Universitas Diponegoro saat dimintai komentarnya terkait Hari Pahlawan, Sabtu (9/11/2019)

Jakarta, innews.co.id – Kalau dulu para pahlawan mencucurkan darah dan mengorbankan nyawa. Zaman now, dengan berbuat terbaik, menorehkan prestasi bagi bangsa dan negara.

Penegasan ini disampaikan Otty H. Chandra Ubayani, SH., Sp.N., MH., Ketua Umum Ikatan Alumni Notariat (IKANOT) Universitas Diponegoro saat dimintai komentarnya terkait Hari Pahlawan, Sabtu (9/11/2019).

Otty Ubayani langsung turun membantu masyarakat

Menurut Otty, tanpa pengorbanan para pahlawan, tidak mungkin kita bisa menghirup udara kemerdekaan seperti sekarang ini. “Tanpa mereka (para pahlawan), kita tidak bisa nikmati kemerdekaan ini. Suka tidak suka kita berhutang nyawa pada mereka. Patutkah kita melupakan mereka? Kita sekarang tinggal mengisi kemerdekaan. Berbuat berprestasi untuk Nusa dan Bangsa, bersaing dengan kebaikan,” ujar Otty.

Harus diakui, saat ini banyak generasi muda yang tidak peduli dengan para pahlawan. Bahkan, untuk mempelajari sejarah saja banyak yang enggan.

Otty Ubayani tengah ziarah di makam ayahanda yang juga seorang pejuang Kemerdekaan RI Mayjen TNI (Purn) Panoedjoe di TMP Kalibata, Jakarta

Otty memberi catatan bahwa bangsa yang maju adalah bangsa yang selalu menghargai para pahlawannya. Tapi kembali semua tergantung akhlak, karakter, dan perilaku anak dalam keluarga.

“Semaju apapun seseorang, kalau sudah dibiasakan menghargai orangtua dan guru, maka dia tidak akan lupa bahwa kemerdekaan yang ia rasakan tidak jatuh dari langit, melainkan karena perjuangan para pahlawan,” imbuh Otty yang juga pemilik OH Boutique ini.

Melakukan bakti sosial ke daerah-daerah

Ditambahkannya, belajar sejarah dan agama, maka semaju apapun dunia IT, anak bangsa tetap mengingat asal muasal siapa dirinya, cinta tanah air, dan menjadikan pahlawan idolanya. Karena kalau tidak, negara ini bisa hancur karena tidak bisa menghargai pahlawannya.

Bersama teman-teman melakukan bakti sosial dengan pakaian army look

Otty juga mengajak semua anak bangsa untuk memberi sumbangsih terbaik bagi bangsa dan negara. Ada banyak aktifitas yang bisa dilakukan guna memastikan bangsa ini lebih baik lagi.

“Jangan hanya menunggu dan mengeluh. Semua harus kreatif memajukan negeri ini. Jadilah pahlawan masa kini yang jasanya diingat karena karyanya,” tukas Otty yang juga dikenal sebagai Notaris/PPAT kondang ini.

Turun bersama para personil TNI

Otty mengingatkan seperti peribahasa, jangan pernah kacang lupa kulitnya. “Jadilah anak yang tahu berterima kasih, hargai orangtua, guru, dan pahlawan negara ini. Kalau mereka (generasi bangsa) sudah biasa beretika dan berakhlak, maka dipastikan Indonesia menjadi negara yang kuat dan maju. SDM unggulan pasti tercipta karena karekter budaya sudah terbentuk,” pungkas Otty. (RN)