Tim Paduan Suara Merah Putih pimpinan Delly Rasubala bakal mengiringi pelantikan Presiden-Wakil Presiden RI, 20 Oktober mendatang

Jakarta, innews.co.id – Lewat lagu, harmonisasi hidup dapat tercipta. Lewat bahasa universal ini pula, segala perbedaan bisa ditepis dan diganti dengan spirit kebersamaan yang kuat.

Hal itu kentara jelas dari tujuan Paduan Suara Merah Putih yang rencananya akan mengiringi Pelantikan H. Ir. Joko Widodo – K.H. Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober mendatang.

Tim vokal yang berjumlah sekitar 100 orang tersebut nantinya akan membawakan 12 lagu-lagu perjuangan, lagu daerah, dan lagu nasional.

Delly Rasubala (kiri) Pimpinan Paduan Suara Merah Putih bersama aktifis perempuan Indonesia Putri Simorangkir

Ditemui saat latihan di Kantor Kemendikbud Jakarta, Jum’at (4/10/2019), Delly Rasubala Pimpinan Paduan Suara Merah Putih menjelaskan, mereka yang bergabung di paduan suara ini adalah relawan-relawan Jokowi-Ma’ruf. “Kami berasal dari lintas agama dan lintas suku. Kami ingin melestarikan budaya Indonesia. Pasca Pilpres 2019, kami memutuskan untuk tetap bersama, terbentuklah paduan suara ini,” jelas Delly.

Rencananya, paduan suara yang dilatih oleh Yafet Rabe ini akan tampil di Gedung DPR RI, namun tentu akan menyesuaikan dengan kondisi yang ada nanti.

Delly berharap lewat lagu-lagu yang dibawakan akan membawa keteduhan pada acara pelantikan Presiden-Wapres nanti.

Tim Paduan Suara Merah Putih tengah mempersiapkan diri di Kantor Kemendikbud, Jakarta, untuk tampil pada Pelantikan Presiden-Wapres RI, 20 Oktober mendatang

Dia berkeyakinan pelaksanaan pelantikan akan berjalan lancar, terhindar dari kegaduhan. “Saya berharap masyarakat Indonesia bisa dewasa dan melihat bahwa Jokowi-Ma’ruf sudah dipilih oleh sebagian besar rakyat secara demokratis,” imbuh Delly.

Sementara itu, Putri Simorangkir yang mendampingi wawancara menambahkan, aksi-aksi demo yang terjadi merupakan bagian dari demokrasi yang sudah menjadi pilihan bersama. “Silahkan saja, sepanjang tidak anarkhis dan berlebihan” kata Putri.

Sikap Jokowi yang begitu tenang menyikapi berbagai demo patut diapresiasi. “Presiden Jokowi coba memberikan keteduhan kepada rakyat Indonesia dan yakin bahwa hal-hal seperti itu akan mampu ditangani,” kata Putri yang juga menjadi relawan Paslon 01, tergabung dalam Damai Nusantaraku (Dantara) ini.

Paduan Suara Merah Putih menyiapkan 12 lagu andalan untuk nanti ditampilkan

Mengenai kemungkinan terjadi demo saat pelantikan, Putri berkeyakinan, TNI dan Polri akan mampu menanganinya. “Kita percayakan pada TNI-Polri. Kedua lembaga ini sangat solid dalam menjaga ketertiban dan NKRI,” ujarnya.

Kembali ke soal Paduan Suara Merah Putih Putri menilai, sangat bagus dan patut diapresiasi. “Penampilan paduan suara nanti bukan saja meneduhkan, tapi juga mengajak semua anak bangsa untuk kembali bersatu, membangun bangsa ini bersama-sama ” ujarnya.

Ditanya harapannya kepada Presiden-Wapres terpilih, Putri mengatakan, kedepan kiranya apa-apa yang masih kurang bisa secara maksimal dibenahi, misal soal pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. “Apa yang telah dikerjakan di periode lalu sudah sangat membanggakan. Itu harus dituntaskan di periode ini,” kata Putri.

Sementara Delly berharap, Presiden Jokowi mampu membangun sumber daya manusia, baik dalam aspek pendidikan dan kesehatan, sehingga semakin banyak rakyat Indonesia bisa lebih cerdas lagi. (RN)