Jakarta, innews.co.id – Setelah 10 hari lebih merayakan Hari Raya Idul Fitri, pegawai negeri sipil kembali melakukan aktivitasnya pada Kamis, (21/6). Di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM tercatat 91 persen karyawan hadir.

Hal ini nampak dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring di hari pertama kerja terhadap pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kemenkop dan UKM.

Data dari Biro Kepegawaian Kemenkop dan UKM, sekitar 90 persen lebih atau sebanyak 656 orang PNS dari total 758 orang PNS sudah mulai melakukan aktifitas kerja pasca libur panjang. Sedangkan yang lainnya, tercatat ada 63 orang PNS yang tidak hadir, di antaranya karena cuti bersalin, cuti belajar, dan sakit. “Ada juga yang memang sedang bertugas ke luar kota,” ungkap Meliadi kepada wartawan di sela-sela sidak ke setiap ruangan di gedung Kemenkop dan UKM, Jakarta, Kamis (21/6).

Meliadi pun memberikan apresiasi yang tinggi kepada PNS di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM atas komitmennya yang tinggi masuk kerja di hari pertama setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri. “Saya berharap setelah libur panjang hari raya menjadi lebih semangat lagi dalam menjalankan tugas memberdayakan koperasi dan UKM,”ujar Meliadi.

Meliadi enggan disebut melakukan sidak, melainkan silahturahmi ke seluruh jajarannya, sekalian bermaaf-maafan dan mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri. “Saya percaya seluruh jajaran di kementerian ini memiliki integritas yang tinggi dalam menjalankan seluruh kewajiban kerjanya. Tanpa perlu sidak-sidakan, mereka sudah sadar betul akan apa kewajibannya,” tandas Meliadi.

Bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan yang jelas, akan diberikan teguran secara tertulis sesuai ketentuan yang ada. “Tentu akan ada teguran tertulis bagi yang mangkir di hari pertama ini. Dan teguran itu sesuai dengan aturan yang sudah ada,” tandas Meliadi. (RN)