Jakarta, innews.co.id – Debat Calon Presiden ke-2 yang mengusung tema Energi, Pangan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, dan Infrastruktur, bagi Pemuda Bravo-5, merupakan hal-hal yang telah menorehkan serangkum prestasi di era kepemimpinan Presiden H. Ir. Joko Widodo.

Hal ini dituangkan dalam rilis yang diterima innews, sesaat sebelum debat capres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (18/2/2019).

Menurut Pemuda Bravo-5, Jokowi telah mampu mengatasi ketimpangan penguasaan sumber daya alam dan mencapai pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Lewat program Perhutan Sosial yang ditujukan untuk masyarakat yang tinggal atau berada di dalam kawasan hutan yang jumlahnya mencapai 33.000 desa melalui pemberian hak pengelolaan hutan secara langsung kepada masyarakat.

“Saat ini sedikitnya 586.051 kepala Keluarga telah mendapat hak pengelolaan hutan seluas 2.300.616 hektar (per Oktober 2018) dan telah menerima manfaat dari program ini,” tulis rilis Pemuda Bravo-5.

Demikian juga program Reforma Agraria, di mana Pemerintahan Jokowi melalui skema Legalisasi aset/Sertifikasi, Penyelesaian Konflik dan Distribusi tanah yang bersumber dari HGU mangkrak atau HGU habis masa berlakunya.

“Saat ini Presiden Jokowi telah membagikan 9 juta sertifikat atas lahan masyarakat. Ini menjadi kepastian hukum bagi masyarakat yang mengelola tanah adalah salah satu tujuan utama dari program ini. Dan dengan mengantongi sertifikat hak milik (SHM), maka masyarakat memiliki kekuatan hukum atas penguasaan tanah, dan memungkinkan untuk mendapat akses perkreditan dari Perbankan,” ujar Pemuda Bravo-5.

Sementara itu untuk program penanggulangan kebakaran lahan dan hutan, Pemuda Bravo-5 menilai, Presiden Jokowi telah berhasil menanggulangi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan dengan penurunan mencapai 98 persen dari 2,6 juta hektar yang terbakar pada 2015 (pemerintahan SBY).

“Prestasi ini tentu memberi dampak positif bagi kehidupan masyarakat di daerah-daerah yang setiap tahun terpapar asap di sumatera dan Kalimantan. Bahkan satu lembaga negara khusus, yaitu Badan Restorasi Gambut (BRG) dibentuk oleh Presiden Jokowi dengan tugas utama
melakukan pemulihan terhadap hutan dan lahan gambut yang telah rusak akibat kebakaran dan mengembangkan upaya-upaya pencegahan kebakaran di lahan gambut terutama di Kalimantan
dan Sumatera,” urainya.

Pemuda Bravo-5 merupakan sayap Pemuda dari Tim Bravo-5 yang dibentuk Januari 2019. Sementara Tim Bravo-5 sendiri sudah terbentuk sejak tahun 2013 oleh para Purnawirawan Jenderal untuk memenangkan pasangan Jokowi – Jusuf Kalla kala itu.

Saat ini Pemuda Bravo-5 mengorganisir 100.000 relawan dengan target kontribusi perolehan suara pemenanganan minimal 1 juta suara milenial. Pemuda Bravo-5 dinakhodai oleh Ali Fanser Marasabessy (Ketua Umum) dan Ferry Indrianto (Sekjend). (RN)