Puan Maharani (kanan) bersama Bambang Soesatyo

Jakarta, innews.co.id – Meski masih 5 tahun kedepan, nama-nama yang diprediksi layak tampil sebagai calon Presiden-Wakil Presiden Republik Indonesia sudah dimunculkan. Bahkan, diperkirakan pertarungan sengit bakal terjadi, mengingat Presiden Joko Widodo selaku incumbent tidak lagi bisa ikut bertarung.

Analisa politik yang disampaikan Edison Manurung, SH., MM., mantan Ketua DPP KNPI dua periode yang sekarang menjabat sebagai Ketua Umum Komite Danau Toba (KDT), nampaknya patut dicermati.

Ditemui di bilangan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019) malam, dengan lugas Edison mengatakan, duet Bambang Soesatyo (Bamsoet) dengan Puan Maharani dirasa sangat ideal untuk maju pada Pemilihan Presiden 2024.

Ketua Umum Komite Danau Toba Edison Manurung, SH., MM., menikmati suasana Danau Toba

“Keduanya sama-sama mewakili generasi muda dan memiliki integritas tinggi terhadap bangsa dan negara. Pun keduanya sekarang menduduki jabatan sangat strategis yakni, Ketua DPR RI (Puan) dan Ketua MPR RI (Bamsoet),” kata Edison.

Setidaknya, kedua pemimpin tinggi bangsa ini adalah putra-putri terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. “Soal siapa yang jadi Presiden atau Wapres, itu bagaimana kesepakatan keduanya saja,” tambah Edison.

Dia menambahkan, keduanya berasal dari partai politik yang memang punya sejarah panjang di negeri ini. “Tentu PDI-Perjuangan akan berupaya mengulang kesuksesan sebagai parpol pemenang Pemilu Legislatif seperti yang sudah terjadi di dua Pemilu ini. Sementara Partai Golkar juga akan melakukan hal yang sama. Kebetulan keduanya adalah pemenang 1 dan 2 di Pemilu 2019 ini,” urai Edison.

Lebih jauh bicara sosok Bamsoet, Edison menilai, adalah seorang yang low profile dan dapat diterima di semua kalangan. “Bamsoet punya bahasa tubuh yang membuatnya bisa dekat dan diterima oleh semua tokoh politik dan petinggi parpol. Pun saat menjadi Ketua DPR RI, ia menunjukkan prestasi kerja yang mumpuni. Tak heran, ini membawanya bisa dipilih secara aklamasi sebagai Ketua MPR RI,” papar Edison.

Dia menambahkan, Bamsoet adalah sosok yang humble dan supel, selain visioner dan cerdas. “Saya sering katakan, Bamsoet ini adalah sosok perajut kesatuan dan persatuan bangsa. Hal ini nampak dari kesuksesannya mempersatukan komponen-komponen bangsa pada Pemilu 2019 lalu,” ujar Edison.

Dikatakannya, bukan tidak mungkin Bamsoet menjadi Ketua Umum Partai Golkar. Kalau demikian, maka kansnya menjadi Capres atau Cawapres di 2024 semakin besar.

Analisa Edison cukup rasional. Namun demikian, waktu masih panjang dan semuanya akan teruji dalam pendaran waktu. (RN)