Sahat Sinaga, SH., M.Kn., Sekretaris Jenderal PNPS GMKI periode 2019-2022

Jakarta, innews.co.id – Aksi demonstrasi mahasiswa di Gedung DPR RI mendapat apresiasi dari Perkumpulan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PNPS GMKI). Sikap kritis mahasiswa-mahasiswa ini adalah sesuatu yang wajar karena menyangkut kepentingan rakyat Indonesia.

Namun demikian, PNPS GMKI dalam rilisnya yang diterima innews, di Jakarta, Kamis (26/9/2019) menjabarkan, substansi aksi tersebut tidak sepenuhnya sejalan dengan idealismenya, di mana agenda perjuangan mahasiswa tersebut telah disusupi oleh kelompok-kelompok tertentu yang memiliki kepentingan atau agenda politik untuk menghadang agenda konstitusional pelantikan Presiden-Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang.

“Kami mencermati bahwa berbagai peristiwa yang mengemuka akhir-akhir ini, menunjukkan indikasi dari upaya penghadangan agenda konstitusi tersebut,” tulis rilis yang disampaikan oleh Sahat Sinaga, SH., M.Kn., Sekretaris Jenderal PNPS GMKI periode 2019-2022 ini.

PNPS GMKI berpandangan, Pemilu 2019 adalah pemilu yang demokratis dan memiliki legitimasi yang kuat karena telah berlangsung sesuai aturan perundang-undangan dan tingkat partisipasi yang tinggi dari seluruh rakyat Indonesia.

“Oleh sebab itu, kepercayaan rakyat yang telah diamanatkan kepada presiden dan wakil presiden terpilih harus dikawal baik secara hukum maupun politik untuk kelanjutan pembangunan nasional,” ujarnya.

Berkaca pada hal tersebut, PNPS GMKI menyerukan kepada seluruh komponen bangsa di negeri ini, agar tetap menahan diri dan tidak terjebak dalam berbagai upaya provokatif yang berpotensi mengarah pada perpecahan bangsa.

Juga disarankan bahwa sebaiknya aspirasi-aspirasi yang ada disalurkan melalui jalur hukum, sehingga tidak menimbulkan keresahan yang lebih parah/fatal di masyarakat.

“Kita patut menghormati atau mengapresiasi upaya-upaya positif yang dilakukan oleh pemerintah dalam menangani berbagai problematika kebangsaan, seperti penundaan Rancangan KUHP. Ini sebuah langkah maju yang ditempuh pemerintah dalam mengakomodir aspirasi rakyat yang disampaikan melalui aksi mahasiswa,” pungkas PNPS GMKI. (RN)