Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki membuka tirai program unggulan Kopsyah BMI di Ballroom The Springs Club Serpong Tangerang, Selasa (21/1/2019)

Serpong, innews.co.id – Bisa dihitung dengan jari koperasi yang benar-benar menjadi usahanya menjadi area berbagai lingkup bisnis dan persemaian rejeki bagi banyak orang. Salah satunya adalah Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) dan Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia (Kopmen BMI).

Hal ini diakui oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi BMI Tahun Buku 2019 di Tangerang, Selasa (21/1/2020) kemarin. Sekitar 750-an orang menghadiri acara tersebut yang ditandai dengan peluncuran buku dan beberapa program baru.

Kamaruddin Batubara Presiden Direktur Kopsyah BMI (ke-4 dari kiri) bersama para pengurus Kopsyah BMI

Sudah menjadi rahasia umum, Koperasi BMI memiliki serangkum prestasi mentereng. Tangan dingin Kamaruddin Batubara sebagai Presiden Direkturnya telah menjadikan koperasi ini dipuji selangit oleh banyak pihak.

Secara terbuka, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, apa yang sudah ditorehkan BMI ini merupakan capaian luar biasa dan menjadi insipirasi bagi masyarakat bagaimana dan apa manfaat berkoperasi.

Hal senada dikatakan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, “Kopsyah dan Kopmen BMI ini adalah termasuk koperasi yang terbaik di Indonesia”.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memberikan sambutan pada RAT Koperasi BMI Tahun Buku 2019 di Tangerang, Selasa (21/1/2020)

Menteri Teten mengatakan, “Saya merasa senang datang kesini, karena ingin membuktikan kepada dunia luar bahwa masih banyak koperasi yang bagus dan besar, sekaligus memberikan apresiasi atas keberhasilan BMI yang mampu mencatat pertumbuhan aset, omset dan modal sampai diatas 20 persen atau empat kali lipat pertumbuhan ekonomi nasional”.

Sementara itu Presiden Direktur Kopsyah dan Kopmen BMI, Kamarudin Batubara, yang tahun 2017 lalu menerima penghargaan sebagai Tokoh Koperasi Nasional ini mengatakan, BMI yang berawal dari lembaga pembiayaan, kini sudah menjelma menjadi koperasi yang memiliki usaha di berbagai lini mulai dari usaha simpan pinjam, agribisnis, peternakan, ritel, bahan bangunan sampai tour and travel. 

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bersama Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Presiden Direktur Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI) Kamaruddin Batubara dan segenap pengurus lainnya pada acara Rapat Anggota Tahunan Kopsyah BMI Tahun Buku 2019, di Ballroom The Springs Club Serpong Tangerang, Selasa (21/1/2019)

BMI per akhir Desember 2019 memiliki aset Rp 603 miliar atau naik 20,9%, dibanding 2018, sebesar Rp 439 miliar. Omsetnya mencapai Rp 840 miliar, naik 22%, dibanding tahun sebelumnya Rp 688 miliar. Sedang modalnya juga tumbuh 23%, dari Rp 186 miliar di 2018, menjadi Rp 253 miliar di 2019. Jumlah total anggota mencapai 200 ribu lebih dengan 45 cabang di lima kota kabupaten di Provinsi Banten.

Kopsyah dan Kopmen BMI telah menorehkan tinta emas bagi dunia koperasi di Indonesia. Dengan gerakan-gerakan koperasi yang membumi, Kopsyah dan Kopmen BMI mampu meraih prestasi yang melangit. (RN)