Jakarta, innews.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank KEB Hana dalam hal penyediaan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dalam keterangan resminya, Direktur Utama Bank KEB Hana Lee Hwa Soo mengatakan, MoU ini merupakan bentuk nyata yang dilakukan Bank KEB Hana untuk pemerataan penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia, sekaligus mendukung upaya Pemerintah untuk mencapai target penyaluran KPR Sejahtera FLPP di tahun 2018.

Bank asal Korea ini menargetkan KPR sejahtera FLPP disalurkan ke 500 rumah atau sekitar Rp 50 miliar pada tahun ini. Salah satu realisasinya adalah kerja sama dengan anak usaha Grup Ciputra, PT Ciputra Residence, pada salah satu proyek yakni Citra Maja Raya yang berlokasi di Lebak, Banten.

“Kami sangat bangga dapat menjadi bagian dan turut serta dalam pembangunan Indonesia, salah satunya melalui penyaluran KPR Sejahtera FLPP. Dengan ini berarti kami dapat mewujudkan harapan masyarakat Indonesia, terutama masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni namun tetap terjangkau,” kata Lee Hwa Soo melalui keterangan resminya, Jumat (23/3).

Dia menjelaskan, kerja sama ini dilakukan dalam bentuk joint financing, yakni 90 persen porsi dana berasal dari Kementerian PUPR, sedangkan 10 persen akan berasal dari bank pelaksana. Selain KPR Sejahtera FLPP, MBR juga dapat memperoleh subsidi bantuan uang muka (SBUM) sebesar Rp 4 juta.

Dalam KPR Sejahtera FLPP, Bank KEB Hana akan memberikan suku bunga tetap selama jangka waktu kredit yang diinginkan. Jangka waktu yang diberikan bank untuk angsuran rumah mulai dari 1-20 tahun.

Agar mendapatkan rumah bersubsidi, masyarakat mesti memenuhi persyaratan yang diberikan yakni memiliki penghasilan tetap maupun tidak tetap sebesar Rp 4 juta per bulan untuk rumah tapak dan Rp 7 juta untuk rumah susun. Selain itu, masyarakat juga belum pernah menerima subsidi bantuan dari Pemerintah lainnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti mengatakan tahun ini pemerintah mencanangkan target penyaluran KPR Sejahtera FLPP sebanyak 42.000 rumah senilai Rp 2,18 triliun. Target ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 40.000 unit rumah.

“Bank KEB Hana merupakan Bank Swasta Internasional pertama yang bekerjasama dalam program ini. Kami berharap kerja sama dengan Bank KEB Hana untuk penyaluran KPR Sejahtera FLPP terus berjalan pada tahun ini dan tahun-tahun berikutnya. Selain untuk mewujudkan masyarakat agar memiliki rumah yang layak huni, kami juga ingin mengurangi backlog perumahan di Indonesia,” jelas Lana. (RN)