Puti Guntur Soekarno Anggota Komisi X DPR RI

Jakarta, innews.co.id – Indonesia telah cukup memberi ruang, terutama di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya bagi kaum perempuan. Ini dibuktikan perempuan pernah menjadi presiden di Indonesia, juga di legislatif banyak dihuni kaum perempuan. Dengan begitu akan lahir kebijakan-kebijakan berperspektif gender, sehingga akan lebih banyak lagi perempuan berkiprah di bangsa ini.

Penegasan ini disampaikan Puti Guntur Soekarno kepada innews dalam sebuah acara di Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut Puti, hadirnya lebih banyak kaum perempuan dalam dunia politik menandakan bahwa berpolitik bukan lagi menjadi wilayah kaum pria saja.

“Banyak sekali masalah-masalah di bangsa ini yang mengharuskan perempuan turun tangan. Bahkan, bila ditangani oleh perempuan, persoalan itu bisa lebih mudah diselesaikan,” ujar wanita cantik bernama lengkap Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarnoputri ini.

Diakuinya, saat ini jumlah perempuan yang duduk di DPR RI masih kisaran 20 persen lebih sedikit. Namun, bagi Puti, itu hanya dari sisi kuantitas. Toh, faktanya, yang duduk sebagai Ketua DPR juga perempuan. “Itu artinya, akan banyak kebijakan-kebijakan yang diambil kaum perempuan terkait persoalan bangsa ini,” imbuhnya.

Khusus di Komisi X, dimana Puti duduk sebagai anggota, menurutnya, tentu akan diperjuangkan soal pendidikan. “Kita akan dorong lebih banyak kaum perempuan yang mengenyam pendidikan yang tinggi lagi,” ujarnya.

Selain itu, di bidang seni budaya, menurut Puti, juga penting didorong keterlibatan kaum perempuan. Serta di bidang ekonomi kreatif. “Di era kemajuan teknologi 4.0 ini diharapkan partisipasi kaum perempuan semakin besar. Demikian juga di bidang UMKM, di mana keterlibatan kaum perempuan demikian besar,” tukasnya. (RN)