Jakarta, innews.co.id – Dana segar sekitar Rp75 milyar bakal diperoleh PT Telefast Indonesia Tbk, yang resmi melantai di bursa saham dan menjadi emiten ke-35, Selasa (17/9/2019).

Pencatatan saham perdana dilakukan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI). Kresna Sekuritas dan Trimegah Sekuritas ditunjuk sebagai perusahaan penjamin pelaksana emisi saham.

Dari data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Telefast Indonesia menetapkan harga saham pada penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp180 per saham.

Kabarnya, perusahaan menerbitkan sebanyak-banyaknya 416,66 juta saham dan diperkirakan akan memperoleh dana segar sekitar Rp74,99 miliar.

Entitas anak perusahaan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) tersebut berencana menggunakan dana dari IPO ini untuk modal kerja sebesar 70 persen, belanja modal sebesar 25 persen, dan sebesar lima persen untuk investasi Sumber Daya Manusia (SDM).

Telefast mengawali usahanya sebagai agen penjualan produk telekomunikasi untuk kebutuhan toko/outlet pulsa dan terus berkembang hingga menjadi distributor salah satu operator telekomunikasi untuk wilayah pemasaran di Provinsi Banten dan Jawa Tengah.

Akhir Desember 2018, Telefast mengakuisisi perusahaan aplikasi dan platform digital yaitu, PT Bilik Sinergi Indonesia (Bilik Kerja). Hal ini dilakukan untuk mendukung sistem yang telah dimiliki PT Telefast Indonesia sehingga dapat menghubungkan antara pemberi dan pencari kerja dalam satu aplikasi. (RN)