Para Pengurus, Badan Pembina dan Pengawas di depan Sekretariat YKCHI, di Kinanti Building, Jakarta, Sabtu (2/11/2019)

Jakarta, innews.co.id – Pagi itu, Sabtu (2/11/2019), Gedung Kinanti yang berada di bilangan Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, tampak ramai. Satu persatu mereka yang mayoritas berprofesi hukum ini tampak memasuki ruangan tempat dimana Sekretariat Yayasan Komunitas Cendekiawan Hukum Indonesia (YKCHI) diresmikan.

Pengguntingan pita sebagai penanda dibukanya Sekretariat YKCHI, di Kinanti Building, Jakarta, Sabtu (2/11/2019)

Peresmian Sekretariat YKCHI ditandai dengan pemotongan pita. Sejumlah personil Badan Pembina, Badan Pengawas, serta Para Pengurus yang mengenaka Batik YKCHI tampak gembira dengan peresmian Sekretariat YKCHI. Di tempat inilah nanti menjadi pusat kegiatan YKCHI.

Otty Hari Chandra Ubayani, SH., Sp.N., MH., Pendiri sekaligus Ketua Umum YKCHI

Dalam sambutannya Otty H. Chandra Ubayani, SH., Sp.N., MH., Ketua Umum YKCHI mengajak semua pihak untuk memberi sumbangsih pemikiran bagi perkembangan hukum di Indonesia.

Segenap Pengurus YKCHI dan pembicara pelatihan

“Berbagai terobosan akan dilakukan YKCHI, tidak saja dalam bentuk memberi masukan, tapi juga membedah kasus-kasus, produk-produk hukum, memberi pendampingan baik kepada investor dalam dan luar negeri, serta melakukan pendidikan hukum sehingga para punggawa hukum di Indonesia bisa dibekali ilmu yang lebih tinggi dan sesuai perkembangan zaman,” jelas Otty.

Pelatihan PPAT secara resmi dibuka Ketua Umum YKCHI ditandai dengan pemukulan gong

Usai peresmian, dilanjutkan dengan makan siang bersama dan dilakukan training ujian IPPAT yang dihadiri puluhan calon PPAT dari berbagai wilayah.

Suasana pelatihan yang diadakan YKCHI di Kinanti Building, Jakarta, Sabtu (2/11/2019)

Sejumlah materi disajikan guna melengkapi para calon PPAT diantaranya, pendaftaran tanah, pembuatan akta PPAT, Peraturan Pejabat PPAT, struktur organisasi, dan sebagainya. Sejumlah pembicara bonafid dihadirkan sehingga peserta bisa mendapat penjelasan yang paripurna. (RN)