OSO sudah dimenangkan MA

Jakarta, innews.co.id – Tidak membutuhkan waktu lama, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) langsung memberi respon dari somasi yang dilayangkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) kepada Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO).

Seperti dijelaskan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPD Ma’ruf Cahyono dalam keterangannya, Rabu (1/8). Ada enam poin yang dijelaskan dalam surat yang dikirim DPD ke MK.
“Pada prinsipnya, Pak Oesman Sapta sangat menghormati hukum, termasuk putusan tersebut. Pernyataan itu, tak bermaksud menghina atau merendahkan kehormatan dan kewibawaan MK, Hakim Konstitusi, maupun putusannya,” ujar Ma’ruf.

Dalam acara tersebut OSO hanya menyampaikan rasa keprihatinan atas terbitnya putusan MK yang dinilai berpotensi menghilangkan hak politik dan konstitusional warga negara. Selain itu, Ma’ruf berpandangan OSO hanya tidak ingin lembaga MK terseret arus politik.

“Pak Oesman tidak mau lembaga hukum terseret arus politik, apalagi menghilangkan hak-hak politik dan konstitusional warga negara, khususnya para calon anggota legislatif DPD yang berasal dari pengurus partai politik,” urainya.

Terkait surat yang dikirm, selain menjelaskan tentang hak konstitusional pimpinan dan anggota DPD, surat tersebut berisikan tentang dasar pernyataan ketua DPD terkait putusan MK.

“Intinya, Ketua DPD sangat menghormarti hukum, berharap agar putusan-putusan MK mencerminkan rasa keadilan dan kepastian hukum. Somasi MK kami respon di hari yang sama, membuktikan bahwa DPD sangat menghormati wibawa dan kewenangan masing-masing lembaga negara,” tandasnya.

Sebelumnya Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan keberatan dengan pernyataan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) yang menyebut MK ‘goblok’ di salah satu stasiun TV. MK pun telah melayangkan surat keberatan atas pernyataan OSO tersebut. Dan, sudah dijawab oleh DPD RI. (RN)