Jakarta, innews.co.id – Pemilihan Presiden yang menjadi bagian dari Pemilihan Umum Serentak tahun 2019 telah usai.

Pun hasilnya sudah hampir rampung dikerjakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), di mana telah tergambar jelas bahwa pasangan Ir. H. Joko Widodo dan K.H. Ma’ruf Amin leading dengan perolehan suara yang signifikan.

Saat ini berbagai pihak telah mulai membicarakan soal Kabinet Kerja Jilid II. Namun, seringkali orang lupa hal-hal apa saja yang sejatinya menjadi fokus kerja pemerintahan ke depan.

Untuk itu, Roro Handayani, Ketua Umum Satria Muda Andal Nusa (SAMAA), mencoba menjabarkan apa saja hal-hal penting yang sebaiknya menjadi fokus kerja.

Roro Handayani perjuangkan kesetaraan gender

“Peran perempuan begitu penting dan sangat berarti. Sepantasnya kedepan lebih diperkuat semangat kesetaraan gender yang menjadikan perempuan lebih mandiri dengan lebih meningkatkan keterlibatannya dalam pemerintahan, pembangunan maupun dunia politik,” urainya dalam rilis kepada innews, Jumat (9/5/2019)

Secara khusus, Roro Handayani mendorong Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mampu mengimplementasikan hal tersebut. “Saya yakin dibawah sosok yang tepat di kementerian tersebut, maka kerinduan menciptakan kesetaraan gender akan dapat terealisasi,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Roro, peran sentral Kemen PPPA adalah mendorong perempuan untuk lebih maju, mandiri, berkarakter, dan guyub. Dengan begitu, akan tercipta keluarga yang sejahtera.

Roro Handayani berjabat tangan dengan Presiden Ir. H. Joko Widodo

Terkait kinerja Kemen PPPA, secara khusus Roro memberi input bahwa selain Pemberdayaan perempuan, Perlindungan anak, dan Pemenuhan hak anak, perlu ditambahkan bahwa perempuan juga bisa dimaksimalkan sebagai penggerak ekonomi keluarga bahkan masyarakat secara luas. Hal ini tentu berdampak bagi kemajuan bangsa.

Bagi Roro, ini juga sejalan dengan visi Kemen PPA yakni, terwujudnya Perempuan dan Anak Indonesia yang berkualitas, mandiri, dan berkepribadian.

Hal ini seturut dengan Peraturan Menteri Nomor 06 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Pembangunan Keluarga.

Roro Handayani konsisten dukung Paslon 01

Dalam Bab 1 Pasal 1:3 disebutkan Ketahanan dan Kesejahteraan keluarga adalah kondisi keluarga yang memiliki keuletan ketangguhan. Untuk itu, Perempuan Indonesia haruslah berkualitas, mandiri, dan berkepribadian sebagaimana visi Bpk Jokowi Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, berkepribadian, berlandaskan gotong royong.

Lebih jauh Roro menambahkan, jauh-jauh hari Satria Muda Andal Nusa (SAMAA) telah menjalankan program MBAKE (Mari Benah Benah Keluarga) dan programnya Pemberdayaan Keluarga. Berjuang agar keluarga-keluarga Indonesia bisa hidup sejahtera dengan saling bahu-membahu memperjuangkan untuk pribadinya dengan tetap juga memperhatikan orang lain. Dalam bahasa Jawa dikatakan, tidak ngukluk mikirin dirinya saja.

“Orangtua dulu sering mengatakan hadirnya perempuan menjadi ayem dan tentram. Demikian juga di bangsa ini, peran perempuan sangat signifikan dalam ikut membangun generasi muda menjadi generasi yang handal,” tandasnya.

Roro Handayani bersama rekan-rekan notaris saat Pembukaan Kongres INI oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo di Istana Bogor

Roro mengajak perempuan-perempuan Indonesia untuk menyadari bahwa pundak kita ada memikul tanggung jawab masa depan bangsa yang lebih baik, maju bahkan menjadi panutan bagi bangsa lain.

“Marilah perempuan-perempuan Indonesia kita siap singsingkan lengan untuk negeri kita tercinta ini Indonesia Maju, dibawah kepemimpinan Presiden Ir. H. Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin. (RN)