Jakarta, innews.co.id – Euphoria kemenangan yang diraih Ruli Iskandar, SH., sebagai Ketua Pengwil IPPAT DKI Jakarta tidak bisa lama-lama dirasakan.

Hal ini lantaran, tim gugat IPPAT dengan cepat langsung membuat surat gugatan terhadap konferwil ini dan mendaftarkan ke pengadilan negeri.

Menyikapi hal ini, di sela-sela Konferwil IPPAT DKI Jakarta, Kamis (6/12), Ruli menyatakan siap bilamana ia digugat.

“Saya menghormati gugatan yang tengah berproses di PN Jakbar. Tapi kalau boleh saya saran terhadap rekan-rekan penggugat bahwa sebaiknya mereka fokus pada masalah Kongres IPPAT ke-VII di Makassar, tidak usah melebar kemana-mana,” kata Ruli.

Ditambahkannya, harusnya kalau tim penggugat mencari kawan atau dukungan dari para PPAT. “Kalau kita memperjuangkan sesuatu pasti perlu dukungan dan simpatik dari banyak orang. Namun, kalau sebaliknya, justru rekan-rekan PPAT akan menjadi ‘lawan’ bagi tim penggugat.

Ruli menyarankan antara penggugat dan tergugat duduk bersama dan menyelesaikan masalah ini secara musyawarah.

Ia menerangkan, kalau pengwil atau pengda kan hanya menjalankan organisasi sesuai dengan AD/ART. “Sepanjang belum ada keputusan yang membatalkan hasil Kongres VII, sah-sah saja bila kami melaksanakan konferwil atau konferda.

Namun, kalau pengadilan memutuskan kepengurusan sekarang ilegal, maka semua pihak akan menurutinya.

“Kami pun akan menggelar konferwil kembali kalau hasil Kongres di Makassar dibatalkan oleh pengadilan,” tandas Ruli. (RN)