Jakarta, innews.co.id – Sejumlah tokoh perempuan berkumpul bersama dalam rangka merayakan Hari Ibu Bersama.Drs. Hj. Sinta Nuriyah, M.Hum di Hotel Manhattan, Kuningan, Jakarta, Senin (11/12) lalu.

Pada kesempatan itu, Sinta Nuriyah yang adalah istri Abdurrahman Wahid, Presiden ke-4 RI mengatakan, “Perempuan Indonesia ditakdirkan sebagai Ibu Bangsa dengan tugas yang mulia. Karena itu, jadilah Ibu Bangsa yang tiafa henti memberi sumbangsih bagi bangsa dan negara”.

Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., memberikan sambutan di Hotel Manhattan, Jakarta pada peringatan Hari Ibu, Senin (11/12) Foto2: Hendra

Pada kesempatan itu, Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), wadah tempat awalnya slogan ‘Ibu Bangsa’ berkumandang, sekaligus Vice President International Council of Women (ICW) ini dengan lantang kembali mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk memahami peran besarnya sebagai Ibu Bangsa.

“Perempuan Indonesia adalah Ibu Bangsa. Jadilah Ibu Bangsa sejati yang benar-benar memahami tanggung jawabnya dalam mencetak generasi bangsa yang unggul, berdaya saing, serta berjiwa nasionalisme tinggi,” serunya disambut tepik riuh para perempuan yang hadir.

Menurut Giwo Rubianto, peran Ibu Bangsa sangatlah luar biasa. Perjuangannya pun telah dilakoni sebelum Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Bukan hanya mencetak generasi bangsa, perempuan Indonesia juga punya tanggung jawab untuk memperlengkapi dirinya dengan cara merawat diri sebaik mungkin,” kata Giwo lagi.

Merawat diri, lanjutnya bukan bicara soal biaya mahal, namun niat untuk memelihara kesehatan pribadi secara utuh. Begitu juga selalu membekali diri dengan pengetahuan terkini atau selalu mengupdate wawasan sehingga dapat mengikuti perkembangan zaman.

Hal ini sangat penting, sebab sebagai Ibu Bangsa, keberadaannya dan kehadirannya sangat dibutuhkan oleh generasi penerus bangsa. (RN)