Haposan Batubara (kanan) bersama Prabowo Subianto Ketua Umum DPP Partai Gerindra

Jakarta, innews.co.id – Tidak seperti kebanyakan calon legislatif yang maju karena ada kepentingan-kepentingan, Haposan Paulus Batubara justru sebaliknya.

Selama ini dirinya banyak aktif di masyarakat. Mendengar dan menerima keluhan masyarakat. Setelah sekian lama berkiprah dalam masyarakat, akhirnya ia memutuskan utk maju dalam bursa Pemilihan Legislatif 2019 mendatang.

Salah satu misi yang ia emban adalah menjawab berbagai kerinduan masyarakat untuk adanya perubahan yang lebih baik lagi di bangsa ini.

Sosok Haposan Batubara dikenal luas, baik di kalangan umat Katolik pada umumnya dan masyarakat luas. Dalam wawancara virtualnya, Sabtu (6/8), Haposan banyak bertutur tentang niat tulusnya untuk maju dalam Pileg 2019.

Untuk Pileg 2019, Haposan yang juga seorang pengacara papan atas ini memutuskan siap maju sebagai calon legislatif pusat asal daerah pemilihan DKI Jakarta II mencakup Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Luar Negeri lewat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Haposan adalah kader Gerindra tulen. Aktif sejak 2012, kini Haposan dipercaya sebagai Ketua Bidang Komunikasi dan Publikasi PP GEKIRA dan juga Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Agama Katolik.

Haposan Batubara dan istri

dalam dunia hukum dan berorganisasi kian mengukuhkan niatnya ke Senayan. Ia sudah puluhan tahun menjadi pengacara.

Dukungan besar dari keluarga dan teman-teman membuat ia kian bersemangat. “Ya, saya siap ditempatkan di komisi mana saja,” tandasnya.

Sosok Haposan

Pria bernama lengkap Haposan Paulus Batubara ini adalah putra berdarah Batak kelahiran Jakarta, 6 Oktober 1960 dan menikah dengan Yohana Ninik Hadiyati

Sejak kecil, Haposan dikenal sebagai sosok yang cerdas. Tamat SD di Tarsisius Jakarta, lalu melanjutkan ke SMP Katolik Strada dan SMP Pax, Jakarta, 1972-1975. Setelah itu, dia sekolah di SMA St. Theresia, Jakarta, tamat 1979.

Haposan meniti karir sebagai advokat, dimulai 1983, dan bekerja sebagai Asisten Advokat di Tutorlaw Officer. Berlanjut di Kantor Advokat dan Pengacara di Otto Hasibuan & Partners. Ia juga sempat menjadi Direktur Operasi di Grup perusahaan Sungai Budi Group; Direktur Marketing di PT Mitra Meugah Bestari.

Kini, Haposan membangun kantor sendiri, Kantor Pengacara APARANG-BATUBARA & Partners. Sejumlah kasus telah ia tangani.

Di dunia organisasi, bisa dikatakan Haposan adalah kampiunnya. Sejak 1985, Haposan sudah terlibat sebagai anggota Persatuan Advokat Indonesia (PERADI), Sekretaris Jenderal DPP Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI), Ketua Bidang Perencanaan DPN Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba dan Tawuran (GAPENTA), Anggota DPD Komite Sepeda Indonesia (KSI) DKI Jakarta.

Di bidang keagamaan, Haposan terbilang sangat aktif sebagai Anggota Persatuan Doa Usahawan dan Pengusaha Katolik Indonesia (PERDUKI), Wakil Ketua Bidang Sosial IKKSU; Pengurus Ikatan Keluarga Katolik Sumatera Utara (IKKSU) Paroki Blok B, Jakarta.

Haposan juga duduk sebagai Wakil Ketua Umum VOX Point Indonesia, Ketua Lingkungan Romo Sanjoyo Wilayah I Paroki St. Yohanes Penginjil Blok B, Jakarta Selatan, di samping sebagai Prodiakon di Paroki Blok B.

Haposan juga dikenal sebagai insan pembelajar. Berbagai pendidikan ia lakoni seperti, pendidikan dan pelatihan manajemen oleh IPPM Jakarta, mengikuti pelatihan manajemen dan latihan kepemimpinan oleh Kadin DKI Jakarta, pernah mengikuti rekoleksi politik (Rekpol) yang diselenggarakan Vox Point Indonesia, sebuah lembaga para awam Katolik yang peduli soal-soal sosial politik dan kemasyarakatan.

Untuk melengkapi kiprahnya, Haposan juga mengikuti Penataran P-4 Tingkat Pusat di BP 7 angkatan ke 15.

Saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Hubungan dan Kerja Sama Antara Lembaga Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI). (RN)