Titiek Soeharto pamit ke Partai Golkar

Jakarta, innews.co.id – Disetujuinya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto sebagai Wakil Ketua MPR menggantikan Mahyudin mengundang beragam pendapat. Hal itu telah menjadi keputusan Rapat Pleno Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar.

Menurut Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, pergantian tersebut merupakan aspirasi dari sejumlah kader Partai Golkar yang menginginkan adanya keterwakilan perempuan di pimpinan MPR.

“Ini hanya pergantian biasa-biasa saja di dalam Partai Golkar, di samping memang ada aspirasi bahwa pimpinan MPR mesti ada perempuan juga,” ujar Ace di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Ace, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto telah berbicara dengan Mahyudin. Mahyudin, kata Ace, telah memahami alasan partai terkait pergantian posisinya sebagai wakil ketua MPR.

“Ketum sudah berbicara dengan Pak Mahyudin. Pak Mahyudin bisa memahami apa yang menjadi alasan partai meminta kepada beliau untuk mendapatkan penugasan lain,” kata Ace seraya menambahkan Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus akan segera mengirimkan surat usulan pergantian ke Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Namun, ia belum bisa memastikan kapan surat usulan tersebut akan disampaikan. “Saya belum tahu (kapan surat usulan dikirimkan), mungkin bisa besok Pak Sekjen menyerahkan surat itu,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengusulkan nama Titiek Soeharto sebagai salah satu pimpinan MPR dari fraksi Partai Golkar. Hal itu ia ungkapkan saat berpidato di pelantikan pengurus pimpinan pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Minggu.

“Dalam periode ini saya mengusulkan kader perempuan dari Partai Golkar di MPR, kita dorong Mba Titiek untuk mengisi pimpinan MPR,” ujar Airlangga di Kantor DPP. (RN)