Banten, innews.co.id – Selama ini, wilayah Serang, Banten, dikenal sebagai basis massa kubu seberang.

Namun, dengan semangat membara, kelompok perempuan yang menamai diri Emak Militan Jokowi Indonesia (EMJI), dengan konsep Revolusi Pink-nya meringsek daerah tersebut. Sambutan dan antusiasme masyarakat begitu besar saat dilakukan acara Tausiyah dan Cek Kesehatan Gratis, di Kampung Serdang, Cipete, Curug, Banten, Minggu (10/3/2019).

Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid Penasehat EMJI memberikan sorbannya kepada penduduk yang sepuh di kampung tersebut

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP EMJI Peby Magdalena, Sekjen EMJI Utami Untoro, tamu kehormatan EMJI Habib Reza Fauzan Al Hamid, Ketua EMJI Banten Eni Indri Hapsari, para pengurus dan anggota lainnya.

Dalam tausiyahnya secara terbuka Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid mengatakan, “Pak Jokowi secara pribadi diserang, difitnah, dicaci, namun beliau tetap fokus bekerja untuk kemakmuran rakyatnya. Apa masih kurang Muslim Pak Jokowi? Beliau menjalankan inti dan pokok sunnah Rasulullah yang paling fundamen yaitu, berusaha berakhlak sebaik-baiknya”.

Acara EMJI di Banten dipadati masyarakat setempat

Ditambahkannya, “Pak Jokowi orang baik. Mari kita viralkan kebaikan Pak Jokowi tanpa harus menjelekan orang lain. Jangan pakai isu agama untuk membenci orang lain. Agama mengajarkan kasih/cinta, bukan mengajarkan kebencian”.

Nampaknya warga yang menerima tausiyah terbuka wawasannya untuk melihat sosok Jokowi dalam frame kebaikan.

Siraman rohani disampaikan Penasehat EMJI Habib Ali

Acara pengobatan gratis dibanjiri oleh warga sekitar. Tercatat 250 orang datang silih berganti memeriksakan kesehatannya dan dilayani oleh Acara tim medis EMJI Banten.

Hajatan yang memang dinanti-nanti oleh masyarakat setempat terselenggara atas kerjasama oleh EMJI dan TRN (Tim Relawan Nasional).

EMJI concern dengan Revolusi Pink

Apa yang dilakukan EMJI nampaknya cukup berisiko. Masuk ke daerah basis seberang, bahkan menyuarakan Paslon 01. Namun, semua itu bisa ditepis dengan fakta bahwa masyarakan di wilayah tersebut mampu disentuh dengan semangat persaudaraan dan cinta kasih. (RN)