Jakarta, innews.co.id – Kehadiran Majelis Pembinaan dan Pengawasan PPAT (MP3) dirasa penting dalam kaitan meningkatkan profesionalitas para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di seluruh Indonesia.

Hal ini nampak dari Seminar Sehari yang diadakan Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) yang mengupas mengenai keberadaan MP3, baik di tingkat pusat, wilayah, dan daerah, yang diadakan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (2/11), mengiringi Perayaan Hari Agraria dan Tata Ruang serta Hari Ulang Tahun IPPAT ke-31.

Pembicara selain dari Kementerian ATR/BPN, para anggota MP3 dari unsur PPAT, juga hadir Prof. Dr Gayus Lumbuun.

Suasana seminar

Peserta yang berasal dari daerah, sebagian adalah Anggota MP3 Wilayah dan Daerah ini diberi penjelasan mengenai seluk beluk kinerja darI MP3. Sekitar lebih dari 200-an PPAT menghadiri acara ini.

Mengenai acara tersebut, Julius Purnawan, SH., MSi., Ketua Umum PP IPPAT mengatakan, kehadiran MP3 justru akan membantu para PPAT untuk meningkatkan kinerjanya, sekaligus sebagai wadah untuk mengawasi PPAT.

Sementara itu, Hj. Nia Tresnawati, SH, Bendahara Umum PP IPPAT mengatakan, kehadiran MP3 sangat bermanfaat bagi para PPAT. “Selain sebagai pembina, MP3 ini juga berperan sebagai pengawas, sehingga kita lebih aman dan terlindungi dalam menjalankan tugas-tugas,” kata Nia.

Hj. Nia Tresnawati, SH – Bendahara Umum PP IPPAT

Nia menambahkan, diharapkan dengan adanya MP3, maka para PPAT bisa terhindar dari berbagai masalah hukum.

Lebih jauh Nia mengatakan, ke depan diharapkan peran IPPAT di bawah kepemimpinan Julius Purnawan kian signifikan dalam memberi kemanfaatan bagi anggota.

Selain seminar, malam harinya diadakan Malam IPPAT Peduli, dalam kaitan mengumpulkan donasi bagi para korban gempa bumi dan tsunami di Palu-Donggala dan Mataram. Acara ini menghadirkan penyanyi Krisdayanti dan Fatur. Juga diadakan pagelaran busana yang dilakukan oleh Komunitas Notaris Indonesia Berkebaya. (RN)