Yogyakarta, innews.co.id – Para srikandi Indonesia menampilkan kepiawaiannya dalam berbagi ilmu kepada para peserta Temu Nasional Seribu Perempuan Indonesia di Grand Inna Hotel, Yogyakarta, Kamis (13/9).

Srikandi yang tampil di antaranya, Lana Wijayanti Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Nicke Widyawati Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Syofvi Felienty Roekman Direktur Perencanaan Korporat PT PLN (Persero), Devy Suradji Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero), Ira Puspadewi Direktur Utama PT ASDP yang tampil di Sesi I dalam tema besar Akses pada Energi dan Infrastruktur Dasar sebagai Paramater Pembangunan Daerah.

Sementara dalam Sesi II yang mengusung tema Akses pada Permodalan dan Perbankan sebagai Landasan Ketahanan Ekonomi Keluarga menampilkan srikandi, yakni Alexandra Askandar Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Abianti Riana Direktur Bisnis I PT PNM (Persero), Ninis Kesuma Adriani Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Siti Choirina Direktur Consumer Service – PT Telkom (Persero) Tbk, dan Dewi Aryanu Suzana Direktur SDM dan Umum PT Jasa Raharja. Sementara Tjahya Widayanti Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri RI harus diwakili oleh Gusti Ketut karena ada tugas bersama Menteri Perdagangan.

Dengan berbagai tema yang disuguhkan, para Srikandi begitu piawai menguraikan segala hal yang berkaitan dengan tugasnya masing-masing.

Tingkat intelektualitas para Srikandi begitu tinggi dengan penjelasan yang gamblang. Para perempuan Indonesia pun mendapat uraian yang jelas.

Seperti Alexandra Askandar Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., yang dengan gamblang menguraikan mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara lengkap.

Demikian juga Nicke Widyawati Direktur Utama PT Pertamina (Persero) yang secara terbuka menguraikan betapa pemerintah saat ini sangat peduli pada rakyat dengan menerapkan kebijakan BBM Satu Harga.

Tidak heran banyak peserta perempuan Indonesia yang menghendaki acara seperti ini bisa lebih dieksplor sehingga penjelasan yang diberikan lebih paripurna dan menyeluruh. (RN)