Jakarta, innews.co.id – Ketidakhadiran para tergugat dalam Sidang Perdana Gugatan Kongres VII IPPAT di Makassar yang diadakan di PN Jakarta Barat, Rabu (24/10), disayangkan oleh berbagai pihak.

Beberapa pihak tergugat yang coba dihubungi oleh innews, kebanyakan tidak memberi respon. Pesan singkat yang dikirim hanya dibaca, tapi tidak dibalas.

Menurut Tergugat I Dr. Syafran Sofyan (SS), dirinya tidak pernah mendapat surat panggilan dari pengadilan.

“Sampai hari ini saya belum pernah mendapatkan surat panggilan dari pengadilan, sesuai alamat di KTP. Kita hanya tahu dari media sosial saja. Lainnya juga, dalam waktu bersamaan ada tugas di luar kota, yang tidak dapat ditinggalkan, karena menyangkut kepentingan umum, orang banyak,” urai Ketum PP IPPAT periode 2015-2018 ini.

Syafran mengharapkan undangan dari Pengadilan Negeri langsung di kirim ke alamat sesuai KTP. Dia juga meminta, stop memposting undangan di medsos, kurang elok.

Sementara itu, Julius Purnawan, SH., M.Si., (JP) Tergugat X sekaligus Ketum PP IPPAT terpilih hasil Kongres VII Makassar, ketika dikonfirmasi, secara singkat mengatakan, “Banyak jadwal lain”.

Meski begitu, Syafran mengatakan, bila undangan dari PN Jakbar diterima, ia memastikan siap datang pada persidangan ke-2 yang dijadwalkan pada 28 November 2018.

Sementara Julius enggan menjawab saat ditanya kemungkinan dirinya hadir pada persidangan kedua nanti.

Dalam gugatan yang dilayangkan terdapat 11 orang tergugat yakni Dr. Syafran Sofyan, SH. Sp.N., M.Hum (Tergugat I), Fima Agustina, SH (Tergugat II), Agus Sulaiman Tampubolon, SH (Tergugat III), Trisnawati Nadir, SH (Tergugat IV), Dr. H. Khantsafikni, SH., MH (Tergugat V), Dr. Abdul Muis, SH., MH (Tergugat VI), Gatot Tri Waluyo, SH (Tergugat VII), Elis Nurhayati, SH., MH (Tergugat VIII), Reza Barawi, SH (Tergugat IX), Julius Purnawan, SH., MSi (Tergugat X), dan Yeni Ariani (Tergugat XI).

Sementara ada 3 orang sebagai turut tergugat, yakni Dr. Hapendi Harahap, SH., MH (Turut Tergugat I), Otty Hari Chandra Ubayani, SH., Sp.N (Turut Tergugat II), dan Firdhonal, SH (Turut Tergugat III). (RN)