Dr. Syafran Sofyan Ketua Umum Pengurus Pusat IPPAT

Jakarta, innews.co.id – Gugatan Kongres VII IPPAT Makassar memasuki tahapan mediasi setelah menjalani tiga kali persidangan.

Pengadilan memutuskan yang hadir dan oleh karenanya yang berhak melakukan pembelaan dan hadir dalam sidang-sidang selanjutnya hanya Tergugat I SS, Tergugat VII GTW, Tergugat VIII EN, Tergugat X JP, Tergugat XI YA dan Turut Tergugat (TT) I HH, TT II FD dan TT III OC.

Sementara itu, Tergugat II FA, Tergugat III AST, Tergugat IV TN, Tergugat V KS, Tergugat VI AM, dan Tergugat IX RB, lantaran tidak memenuhi panggilan sidang, hukum menganggap ia melepaskan haknya membela diri sehingga mereka dalam sidang di PN dianggap mengakui dalil penggugat.

Dimintai komentarnya seputar lanjutan mediasi dalam gugatan Kongres IPPAT Makassar, Dr. Syafran Sofyan, SH, M.Hum., Ketua Umum PP IPPAT periode 2015-2018, menyambut baik hal tersebut.

“Baguslah ada mediasi,” ujar Syafran yang juga sebagai Tergugat I ini datar. Ia berharap pada mediasi nanti bisa tercapai hal-hal yang terbaik buat kepentingan organisaasi IPPAT.

Mengenai opsi-opsi yang sebaiknya dihadirkan sebagai jalan keluar pada mediasi nanti, Syafran mengaku belum tahu.

“Saya selaku ketua umum waktu itu sudah menjalankan hal terbaik dan maksimal buat kongres dan organisasi IPPAT. Dan saya jamin panitia semua netral dan independen,” urai Syafran yang juga nanti akan ikut dalam mediasi.

Pun sejauh ini Syafran mengaku belum tahu apa yang dimaui para penggugat.

“Saya belum tahu apa maunya penggugat,” tandasnya. (RN)