Jakarta, innews.co.id – Gugatan yang dilayangkan pasca pelaksanaan Konferensi Wilayah (Konferwil) DKI Jakarta nampaknya tidak banyak berpengaruh terhadap jalannya organisasi Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Dalam perbincangan dengan innews, Kamis (13/12), secara tegas Ruli Iskandar, SH., M.Kn., Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) DKI Jakarta terpilih mengatakan, “Tanpa mengurangi hormat kepada para penggugat, saya tetap akan menghimbau kepada ketua-ketua Pengurus IPPAT daerah se-DKI Jakarta untuk tetap melaksanakan Konferensi Daerah (Konferda) sesuai dengan ketentuan AD dan ART IPPAT”.

Lebih jauh Ruli dengan santun mengatakan, “Saya menghormati adanya gugatan itu. Saya yakin para penggugat yang menggugat tujuannya baik dan tidak ada tujuan lain. Bisa jadi dalam rangka mencari kebenaran atau meluruskan sesuatu yang menurut pendapat rekan-rekan penggugat ada yang salah atau keliru atas pelaksanaan Konferwil IPPAT DKI Jakarta”.

Namun, lanjutnya, bukan berarti agenda organisasi berhenti atau stagnan. Karena itu, pasca Konferwil, tentu akan dilanjutkan dengan Konferda.

Dia menambahkan, pawai gugatan yang telah dilayangkan bisa saja berpengaruh terhadap roda organisasi.

“Tetapi secara umum saya rasa tidak. Karena bagaimanapun kita tetap harus menjalankan organisasi ini sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Ditanya apakah Pengwil DKI Jakarta bakal melakukan ‘perlawanan’ terhadap gugatan tersebut, dengan diplomatis Ruli mengatakan, “Saya belum berpikir ke arah sana. Bagi saya, yang terpenting perlu banyak kawan bukan lawan”.

Menyitir ucapan kaum cerdik pandai, Ruli menegaskan, “Buat saya, seribu teman/kawan terlalu sedikit, satu lawan/musuh terlalu banyak”. (RN)