Batam, innews.co.id – Sejak lama perempuan telah ikut terlibat dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hal ini ditandai dengan banyaknya para pahlawan perempuan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise pada Peringatan Hari Pahlawan yang diadakan Komunitas Wanita (Kowan) Batam Cinta NKRI bekerjasama dengan Badan Pengusaha (BP) Batam di Batam, Sabtu (10/11).

Menurut Ketua Kowan Batam, Fenny Widjojo, “Berkat jasa pahlawan kita bisa merasakan kemerdekaan. Namun akhir-akhir ini, kita sangat mudah dipecah belah dan dibelokkan kepada hal-hal yang jauh dari rasa kebangsaan dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Melihat kondisi tersebut terutama minimnya ras nasionalisme dan cinta tanah air dikalangan para generasi muda, perempuan-perempuan yang tinggal di Batam maupun yang pernah tinggal di Batam membentuk Komunitas Wanita (Kowan) Batam Cinta NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), dan menginisiasi kegiatan ini. Harapannya agar rasa nasionalisme di kalangan generasi muda tumbuh dan semakin kuat”.

Menteri Yohana mengapresiasi kegiatan ini. “Kehadiran komunitas Kowan Cinta NKRI dinilai dapat menjadi contoh baik dalam melanjutkan usaha para pahlawan menjaga kesatuan dan mendorong rasa cinta tanah air Indonesia,” kata Yohana.

Dikatakan Menteri Yohana, keterlibatan warga dalam mengisi kemerdekaan dan jasa-jasa pahlawan tidak melulu harus dengan pertarungan di medan perang. Contohnya gerakan bersama dari masyarakat yang diinisiasi oleh komunitas Perempuan seperti Kowan Batam Cinta NKRI, perlu diapresiasi.

“Acara seperti ini akan membangun persatuan yang cukup erat bagi masyarakat di kota Batam terutama dalam melibatkan perempuan di ruang-ruang kreatif. Adanya rasa persatuan juga dapat menguatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak di Batam,” jelas Menteri Yohana.

Acara diisi dengan Nyanyian untuk Negeri dengan tema dari Batam untuk Indonesia. Paduan suara dengan menyanyikan lagu-lagu Nasional ini diikuti 5000 peserta dan dipandu langsung Adi MS.

Kegiatan juga diisi dengan aksi penggalangan dana dari Badan Koordinasi Dakwah Indonesia (BKDI) BP Batam untuk Lombok, Palu dan Donggala. (RN)