Yogyakarta, innews.co.id – Persiapan yang dilakukan di Yogyakarta harus dilakukan secara matang agar Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI) ke-23 di Makassar, tahun depan, bisa berjalan baik.

Penegasan ini disampaikan Tri Agus Heryono, Ketua Dewan Penasehat Pengurus Pusat INI di sela-sela PraKongres yang Diperluas INI di Hotel Alana, Yogyakarta, Jumat (19/10).

Dikatakannya, acara di Yogyakarta kiranya bisa berjalan dengan penuh kesantunan, saling menghargai. Bila demikian, aura ini bisa di bawa ke Kongres INI di Makassar.

Soal bursa caketum yang akan dibahas menurut Tri Agus, harus diingat, sejak dulu INI dibangun dalam suasana kebersamaan, dan persaudaraan. Tidak ada sekat-sekat di antara kita.

Dengan kata lain, siapapun nanti yang terpilih sebagai Ketua Umun INI, maka itulah ketua kita bersama. “Jadi para caketum harus siap menang dan siap kalah,” imbuhnya.

Tri Agus setuju bila diterapkan sistem komputerisasi, seperti voting. Apa yang terjadi saat Kongres Ke-7 IPPAT di Makassar, seharusnya menjadi pengalaman kita semua agar tidak terulang lagi.

“Jadi, bagaimana para notaris bisa ikut memilih tanpa harus berdesak-desakan. Intinya, bagaimana kita menghargai diri kita sendiri, terutama para anggota yang punya kepedulian terhadap organisasi,” tandasnya.

Mengenai adanya traumatis dari sebagian Notaris/PPAT, Tri Agus mengatakan, “Saya juga tidak tahu apakah bisa dirubah tempat penyelenggaraan Kongres INI ke tempat lain. Silahkan saja dibicarakan pada Pra Kongres saat ini”.

Tapi intinya, kata Tri Agus, adalah bagaimana kita merubah mind-set masing-masing. Tidak perlu mencari kesalahan orang lain, tapi introspeksi saja masing-masing.

Nenurutnya, harus dipahami bahwa profesi notaris sangat terhormat. “Jangan sampai dicoreng dengan niatan yang tidak baik,” tukasnya.

“Para anggota INI tidak perlu khawatir penyelenggaraan Kongres INI di Makassar, asalkan semua pihak punya niat baik bahwa kehadirannya di Kongres INI nanti memang untuk kepentingan organisasi, disamping kesiapan panitia mutlak dibutuhkan,” imbuhnya. (RN)