Gowa, innews.co.id – Perjalanan Kongres ke-7 Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) 2018 tinggal sebentar lagi. Untuk mengetahui lebih jelas persiapan kongres tersebut, innews menghubungi Trisnawati Nadir, SH., Ketua OC Kongres IPPAT ke-7.

Menurut Trisnawati, persiapan terus dilakukan hingga saat ini. “Segala persiapan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Kongres IPPAT ke-7 nantinya berlangsung dengan baik dan sukses,” ujar Trisnawati lewat pesan singkatnya, Kamis, (26/4).

Dia memastikan bahwa Kongres IPPAT ke-7 akan berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan. Sementara soal kapan waktunya dan dimana lokasi kongres, masih dalam tahap pematangan. Menurut dia, banyak pertimbangan untuk memutuskan dua hal tersebut (waktu dan tempat, red), termasuk masalah dana. Sementara itu kami sudah memiliki Sekretariat OC.

Trisnawati Nadir, SH – Ketua OC

Pada kongres kali ini, diperkirakan akan hadir lebih dari 3.000-an anggota IPPAT dari seluruh Indonesia.

Mengenai adanya rencana pembukaan di Istana Negara, Trisnawati menuturkan, saat ini hal tersebut masih diurus pengurus pusat. “Harapan kami memang Presiden Joko Widodo bisa membuka kongres ini,” ujar Trisnawati.

Ditanya soal apa saja agenda kongres, Notaris dan PPAT di Gowa ini menjelaskan, kongres ini merupakan agenda tiga tahunan IPPAT. Salah satu yang menjadi agenda adalah pembahasan ART. Juga laporan pertanggungjawaban Pengurus Pusat periode 2015-2018. Kemudian ada pemilihan anggota Majelis Kehormatan Pusat IPPAT dan Ketua Umum Pengurus Pusat IPPAT periode 2018-2021.

Mengenai adanya himbauan soal netralitas panitia, baik SC maupun OC, Trisnawati menanggapi, “Ya itu baik saja. Insya Allah dalam penyelenggaraan kongres ini Panitia Pelaksana akan bekerja secara profesional dengan mengedepankan sikap persaudaraan dan kebersamaan yang dilandasi kearifan lokal dan budaya kami, yaitu Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi (saling memanusiakan, saling memuliakan, dan saling mengingatkan). (RN)