Jakarta, innews.co.id – Setelah sehari sebelumnya gugatan terhadap Konferwil IPPAT Kalimantan Timur didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, maka pada Kamis (6/12), Konferwil IPPAT Sulawesi Utara pun telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Nampaknya tim penggugat sudah tidak ingin berlama-lama lagi. Ini menjadi bukti keseriusan tim penggugat. Bila tidak dicegah dan disikapi dengan bijak, IPPAT akan masuk Museum Guiness Book of Records sebagai organisasi terbanyak di dunia yang berperkara di pengadilan.

Dari keterangan yang dihimpun, diketahui bahwa ada 7 pihak yang digugat bertalian dengan pelaksanaan Konferwil IPPAT Sulut.

Ke-7 pihak tersebut adalah Dr. Habib Adjie, SE., M.Hum (sebagai Tergugat I), Julius Purnawan, SH., MSi (Tergugat II), Priyatno, SH (Tergugat III), Benny Sutanto, SH (Tergugat IV), Dr. Irwan Santosa, SH., M.Kn(Tergugat V), Dr. I Made Pria Dharsana, SH., M.Hum (Tergugat VI), dan Bryan Janny Waleleng, SH (Tergugat VII).

Sama seperti pada gugatan Konferwil IPPAT Kaltim, maka dalam gugatan Konferwil IPPAT Sulut, penggugat juga melakukan sita jaminan (conservatoir beslag) terhadap tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Samratulangi No. 24, Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Sulut.

Menurut Tagor Simanjuntak, SH., juru bicara tim penggugat, pihaknya konsisten dengan apa yang telah disampaikan dulu bahwa akan menggugat konferwil dan konferda karena dinilai tidak taat hukum.

Sebelumnya pihak penggugat telah menyurati pengwil-pengwil untuk menunda pelaksanaan konferwil lantaran Kongres IPPAT ke-7 di Makassar tengah digugat di PN Jakarta Barat.

“Seharusnya pengwil-pengwil dan juga pengda menghormati proses hukum yang tengah berjalan. Kalau tidak, maka ada konsekuensi digugat,” terang Tagor.

Gugatan IPPAT bak tsunami yang menderu-deru. Total sudah ada 6 gugatan yang dilayangkan ke berbagai pengadilan negeri.

Daftar klasemen tergugat terbanyak masih dipegang Julius Purnawan dengan 6 gugatan, disusul Habib Adjie dengan 5 gugatan sama dengan Priyatno. Di peringkat ke-4 Johari dengan 3 gugatan. Nampaknya Julius dari pekan ke pekan kukuh di puncak klasemen.

Kabarnya, menyusul di depan, gugatan terhadap Konferwil IPPAT DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Jawa Barat. (RN)