Cibinong, innews.co.id – Realita kehidupan banyak pekerja di wilayah Kabupaten Bogor yang masih jauh dari kata ‘sejahtera’, mendorong dirinya untuk tampil guna memperjuangkan apa yanh menjadi hak para pekerja selama ini sesuai aturan yang ada.

Ia sadar tentu tidak mudah, namun akan lebih sulit lagi bila tidak ada orang yang concern memperjuangkan hal tersebut.

Tumpal Butar Butar (ketiga dari kiri) memberikan gerobak Perindo

Berbekal pengalaman selama lebih dari 32 tahun di dunia ketenagakerjaan–tepatnya sebagai Manager Human Resources Development (HRD) di salah satu perusahaan bonafid di daerah Gunung Putri, Tumpal Butar-butar terpanggil untuk menjadi wakil rakyat di DPRD Kabupaten Bogor 1 dari Partai Perindo daerah pemilihan 1 yang meliputi Cibinong, Citeureup, Klapanunggal, Sukaraja, dan Babakan Madang ini.

Ini sejalan dengan visi-misinya yakni mengoptimalkan Kepatuhan (compliance) Badan Usaha terhadap UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003. Juga mendukung terciptanya pertumbuhan investasi dan lapangan kerja. Serta mendorong penyederhanaan prosedur perizinan dan pelayanan terhadap masyakarat.

Ketua Umum DPP Partai Perindo Harry Tanoesudibjo menjabat erat tangan Tumpal Butar Butar

Ditemui di Kantor DPD Partai Perindo Kabupaten Bogor, Kamis (13/12) malam, Tumpal yang telah sejak tahun 80an bermukim di daerah tersebut menjelaskan, ada banyak masalah krusial menyangkut ketenagakerjaan di dapilnya.

“Mungkin dari total 700-an perusahaan skala besar dan kecil, hanya ada segelintir yang telah benar-benar mengimplementasikan UU No. 13 Tahun 2003,” ujar Tumpal.

Dijelaskannya pula, perusahaan yang besar harus juga menghargai karyawannya. Sementara para pekerja harus profesional dan memberi hasil kerja yang signifikan.

Tumpal Butar Butar (ketiga dari kanan) bersama rekan-rekan

Jadi, kata Tumpal, bila dipercaya masyarakat duduk sebagai anggota dewan, ia akan membuka dialog dan memastikan perusahaan-perusahaan dapat menghargai karyawannya dengan sebaik-baiknya.

Dirikan badan usaha

Menurut Tumpal, tugas dari lembaga ini adalah melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap setiap badan usaha. Tentunya diharapkan bila sudah berjalan baik, maka perusahaan dapat berjalan baik dan karyawannya hidup sejahtera.

Lanjut Tumpal menjelaskan, jika perusahaan dapat memenuhi hak-hak karyawan, diyakini usahanya bisa langgeng.

Tumpal Butar Butar (kanan) mendampingi narasumber

Badan ini juga, terang Tumpal, punya kewajiban melakukan penelitian, baik secara lokal maupun domestik. Juga membedah strategi-strategi yang pas sehingga usahanya bisa berkembang pesat.

Selanjutnya Tumpal juga akan fokus dalam hal investasi dan pembukaan lapangan kerja yang sebesar-besarnya. “Kalau Kabupaten Bogor benar-benar kondusif, maka akan menjadi magnet bagi semua pihak,” jelasnya.

Pun demikian dalam hal perizinan, yang menurut Tumpal, tidak sejalan dengan program pemerintah dalam mencetak generasi muda yang tangguh.

Kini, tekad Tumpal sudah bulat untuk memperjuangkan nasib para pekerja di wilayah Kabupaten Bogor.

“Tumpal menyimpan harapan besar agar dapat terpilih dan sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat,” pintanya. (RN)