Dr. Darsono, SE., Akt., MBA., Wakil Rektor Komunikasi dan Bisnis yang mewakil Rektor UNDIP dalam Workshop Penguatan Jejaring Alumni dalam rangka menuju World Class University di Hotel Arya Duta, Jakarta, Jum'at (25/10/2019) malam

Jakarta, innews.co.id – Seorang lulusan dari sebuah lembaga pendidikan–utamanya universitas–atau disebut alumni memiliki keterikatan kuat dengan almamaternya. Salah satunya memiliki tanggung jawab membantu agar kampusnya menjadi lebih baik, selain tetap menjaga nama baik almamater secara komprehensif.

Hal ini secara gamblang dikatakan Maryono Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP) dalam Workshop Penguatan Jejaring Alumni dalam rangka menuju World Class University di Hotel Arya Duta, Jakarta, Jum’at (25/10/2019) malam.

Maryono Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA UNDIP) dalam Workshop Penguatan Jejaring Alumni dalam rangka menuju World Class University di Hotel Arya Duta, Jakarta, Jum’at (25/10/2019) malam

Menurut Maryono, secara nasional UNDIP boleh berbangga berada di 5 besar. “Karena itu, kita juga mau mendorong UNDIP naik peringkat level dunia,” seru Maryono.

Acara dihadiri lebih dari 100 alumni tersebut mencoba membedah berbagai hal, utamanya dukungan dari para alumni guna melambungkan peringkat UNDIP lebih tinggi lagi.

Pada kesempatan itu, Dr. Darsono, SE., Akt., MBA., Wakil Rektor Komunikasi dan Bisnis yang mewakil Rektor UNDIP mengatakan, “Kita punya kerinduan UNDIP bisa masuk jajaran 500 universitas terbaik di dunia. Kabarnya, sekarang UNDIP berperingkat 800 di dunia”.

“Guna mencapai target tersebut, peran alumni sangatlah besar. Perlahan, kini UNDIP sudah semakin mandiri. Perhatian alumni dalam mendukung sarana perkuliahan juga sangat baik,” urai Darsono.

Maryono menimpali, keterikatan alumni dengan kampus harus diaplikasikan dalam berbagai bentuk antara lain, berperan sebagai katalisator dalam memberikan masukan yang konstruktif bagi kemajuan kampus. Juga mampu membangun pencitraan kampus yang baik diluar. Ikut serta menciptakan peluang-peluang kerja atau memberi kesempatan kepada lulusan baru untuk magang.

Sementara itu, Otty H.C. Ubayani, SH., Sp.N., MH., Ketua Umum IKANOT UNDIP optimis almamaternya ini akan mampu masuk jajaran 500 dunia. “Memang peran alumni sangatlah signifikan. Saya melihat peran Pak Maryono sebagai Ketum IKA UNDIP cukup maksimal untuk bagaimana menghimpun para alumni dan mengajaknya bersama-sama mensupport UNDIP,” jelas Otty.

Bagi Otty yang juga dikenal sebagai Notaris/PPAT ini, keguyuban telah tercipta diantara para alumni. Tinggal sekarang bagaimana dari keguyuban tersebut muncul semangat untuk mendukung UNDIP agar bisa masuk jajaran 500 dunia. “Salah satunya mungkin dengan implementasi 4.0 di lingkup universitas. Dengan mengadopsi revolusi 4.0, maka kampus pun bisa lebih maju, dimana aplikasinya nyata, mulai dari penerimaan mahasiswa baru, perkuliahan, sampai pada kelulusan,” cetus Otty bersemangat.

Baik Otty, Maryono, maupun Darsono sama-sama berharap para alumni UNDIP bisa mendukung program UNDIP Menuju Ranking 500 Dunia. (RN)