Grace Natalie Ketua Umum PSI

Jakarta, innews.co.id – Video anak sekolah berbaju pramuka berteriak ‘2019 Ganti Presiden’, sempat muncul di media sosial.

Menurut Ketua Umum PSI, Grace Natalie, ini bentuk kepanikan kubu Prabowo-Sandiaga, sehingga berbagai cara terus dilakukan untuk meraup suara dari para wajib pilih.

“Ini bentuk mereka semakin panik saja, dengan segala cara, ibarat orang mau tenggelam apapun dipegang, dengan cara-cara yang tidak etis sekalipun. Justru publik akan jelas melihat, mana yang layak didukung, mana enggak,” kata Grace di Jakarta, Senin (15/10).

Lebih jauh Grace mengatakan, anak-anak tidak boleh dibawa dalam politik praktis, apalagi kampanye. Karena itu, pihaknya sangat menyayangkan tindakan tersebut.

“Ini kan generasi baru. Kita arahkan karena ada yang jadi pemilih pemula. Kita arahkan untuk berpolitik baik, bagaimana logika memilih,” jelasnya.

Seperti diketahui, sebuah video beredar di media sosial soal sekumpulan anak sekolah yang mengenakan seragam pramuka berteriak-teriak ‘ganti presiden’. Mereka berada di sebuah pelataran gedung, yang belum diketahui lokasinya.

Dalam video itu terlihat beberapa orang dewasa. Salah satunya memimpin untuk memberikan aba-aba. Awalnya ia meminta anak-anak ini meneriakkan takbir ke hadapan kamera. Kemudian pria tersebut mulai meneriakkan soal ‘2019 ganti presiden’. (RN)