Vonny Pawaka, SH., M.Kn., Notaris/PPAT senior yang baru saja merayakan Tasyakur Milad di bilangan Cibinong, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Jakarta, innews.co.id – Pekerjaan Notaris/PPAT tidak akan tergusur dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang sedemikian masif. Namun, hal ini harus dibarengi dengan keinginan dari para Notaris/PPAT sendiri untuk mau meng-update diri dengan terknologi terkini.

Penegasan itu secara terbuka dikatakan Vonny Pawaka, SH., M.Kn., Notaris/PPAT senior kepada innews saat merayakan Tasyakur Milad di bilangan Cibinong, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Vonny Pawaka (tengah) bersama rekan-rekannya

Wanita cantik bernama lengkap Vonny Rahayu Pawaka ini mengatakan, “Seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi dan masuk revolusi industri 4.0, maka menurut saya sebagai notaris tentunya menyambut baik dan mendukung demi meningkatkan pelayanan publik”.

Vonny yang juga mantan None DKI Jakarta ini menyampaikan, “Seorang Notaris/PPAT di zaman milenial ini pastinya sudah lebih pandai dan paham menggunakan perangkat komputer karena semua pekerjaan Notaris/PPAT sudah terintegrasi dengan sistem yang ada di instansi terkait dengan pekerjaannya”.

Karena itu, lanjut Vonny, seorang notaris zaman now wajib mampu dan mengerti yang namanya komputer, tidak seperti zaman saya yang semua serba manual.

Vonny mengajak para Notaris/PPAT untuk tetap optimis dalam menjalankan pekerjaannya karena walau bagaimanapun pendidikan kenotariatan mengajarkan ilmu-ilmu khusus yang berkaitan dengan hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku.

“Tidak perlu khawatir akan berkurangnya pekerjaan dengan hadirnya era digital. Kita sambut era digital ini sebagai bagian dari peningkatan kualitas dan kapasitas diri. Jangan malu untuk terus belajar. Karena sejatinya, hidup itu dari lahir sampai meninggal adalah sebuah masa pembelajaran yang tidak pernah berhenti,” seru Vonny.

Dia menegaskan, ladan pekerjaan Notaris/PPAT masih menjanjikan. “Harus selalu optimis dan semangat dalam bekerja,” pungkasnya. (RN)