Rahayu Setiowati Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI)

Jakarta, innews.co.id – Wabah korona yang menyebar begitu cepat dan telah memakan korban jiwa melahirkan keprihatinan dari berbagai pihak. Karena dampaknya begitu dirasa, terutama dari aspek bisnis dan ekonomi. Seperti yang dialami bisnis katering di Indonesia.

Hal ini disampaikan Rahayu Setiowati Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) kepada innews, Sabtu (21/3/2020). “Untuk bisnis katering tentu sangat berdampak, sebab banyak even yang dibatalkan,” aku Ayu–sapaan akrab Rahayu.

Meski diakui bisnis katering mengalami kerugian besar, namun Ayu mengaku sulit memprediksi berapa besarnya. Namun, dia meyakini pasti masing-masing katering, anggota APJI terkena dampak kerugian yang sangat berarti.

Tidak cukup sampai disitu, bahkan kabarnya, ada beberapa katering yang harus tutup dan menjual asetnya. “Ada juga sampai harus mem-PHK karyawannya, meski ini masih dalam skala kecil,” terangnya.

Ayu menambahkan, dirinya bersyukur karena ini adalah musibah nasional, alhamdulilah karyawan pun mengerti dengan keadaan seperti ini, sehingga kalaupun harus ada yang dirumahkan, karyawan bisa mengerti.

Lebih jauh Ayu menilai langkah pemerintah sudah benar melakukan tahapan-tahapan, baik pencegahan maupun penyembuhan bagi pasien covid-19. “Kita harus patuh dengan himbauan yang disampaikan pemerintah. Jangan semaunya sendiri, biar bisa segera selesai,” imbuhnya.

Bahkan, Ayu meminta pemerintah menindak tegas bagi orang-orang yang tidak mau ikut aturan. Karena pada dasarnya pemerintah ingin menyelamatkan rakyatnya.

Sementara itu, kepada seluruh anggota APJI, Ayu berharap bisa lebih bersabar karena ini musibah nasional dan mohon ikut anjuran pemerintah di saat seperti ini. Apapun yang dihadapi, kiranya kita tetap tawakal dan bersabar. Yakinlah, badai pasti berlalu. (RN)