Jakarta, innews.co.id – Politisi tidak melulu harus bicara tentang politik. Sebab, sejatinya politik bicara upaya menciptakan kesejahteraan masyarakat. Dan, politik dan ekonomi ibarat dua sisi mata uang.

Pemahaman ini dimiliki calon legislatif Provinsi DKI Jakarta dari Partai Perindo untuk daerah pemilihan 5 yang meliputi Jatinegara, Kramat Jati, dan Duren Sawit Hendi Chandra, nomor urut 1 ini, dalam melihat esensi dari politik itu sendiri.

Tak heran, ia pun lebih memilih pemberdayaan masyarakat sebagai langkah awalnya sebelum duduk sebagai anggota dewan.

Hendi Chandra rajin menyapa masyarakat

Gagasan ya ia munculkan begitu unik dan menginspirasi banyak orang yakni ‘Warung Sejahtera’. Mungkin program ini pernah dicetuskan oleh Perindo, namun ditangan pengusaha muda sukses ini, program tersebut dimodifikasi sedemikian rupa sehingga tidak saja lebih greget, tapi juga dalam hal pengawasan lebih tersistematis.

Sosok yang dikenal low profile dan senang berbagi ilmu ini pun mau buka-bukaan dengan innews mengenai apa yang akan dikerjakannya di masa pencalegan, di MNC Tower, Jakarta, Jum’at (16/11).

Menurut Hendi, “Bicara politik, bagi saya tidak melulu orang bicara tentang politik itu sendiri. Justru saya mau ambil dari sisi yang lain. Saya ingin membantu masyarakat, terutama dalam hal peningkatan perekonomian. Saya mau kasih kail, bukan ikannya”.

Warung sejahtera, kata Hendi, merupakan program yang pas bagi upaya peningkatan ekonomi masyarakat di Jakarta.

Hendi Chandra ringan tangan membantu rakyat

“Saya ingin mendorong warga Jakarta untuk setara dalam bidang ekonomi, sosial, dan politik,” ujar Hendi.

Setara dalam bidang ekonomi, maksudnya, kita membantu warga berbisnis sehingga bisa mendapatkan income yang lumayan. Setara secara sosial, menurut Hendi, dimulai dari sekolah. Salah satunya, bekerja sama dengan asosiasi pengacara, Hendi mensosialisasikan ke sekolah-sekolah mengenai bahaya dan dampak bully pada anak-anak.

Sementara setara secara politik, tambah Hendi, kita mengedukasi masyakarat agar melek politik. “Kita sampaikan ke masyarakat untuk tidak memilih calon-calon yang hanya bisa kasih uang. Lihatlah calon yang bisa menyajikan program nyata dan berkesinambungan,” imbuhnya.

Warung sejahtera

Kembali ke soal ‘Warung Sejahtera’, kata Hendi, “Nanti akan kita pilih orang-orang yang bisa dipercaya untuk diberi modal membuka warung”.

Hendi Chandra bersama Ketua Umum Partai Perindo Harry Tanusoedibjo

Sistem yang diterapkan adalah bagi hasil. Dalam hal ini Hendi berperan sebagai investor.

Selama masa kampanye ini, Hendi berencana membuka 20-50 warung di dapilnya. “Kalaupun saya tidak terpilih (menjadi anggota dewan, red), minimal saya jadi pengusaha warung. Tapi kalau terpilih, tentu jumlah warung akan kita perbanyak sampai 500 warung khusus di Jakarta Timur saja,” kata Hendi.

Jadi, ‘Warung Sejahtera’ akan menjadi bisnis. Ada hitung-hitungannya, tapi jelas dan sama-sama menguntungkan.

Bila mereka ingin dibantu membuka warung, maka pengelola warung diwajibkan mengumpulkan minimal 200 KTP dari lingkungan sekitar. Ini penting, bukan hanya bagi caleg, tapi secara bisnis juga investor bisa melihat bahwa si pengelola warung dikenal di lingkungannya, sehingga diyakini warungnya pun akan ramai pembeli.

Hendi menambahkan, ada 3 tahapan pertumbuhan ‘Warung Sejahtera’ ini yakni, Tahap pertama dijual sembako, makanan kecil, dan lainnya.

Hendi Chandra siap buktikan kinerja

Lalu, tahap kedua, setelah Pileg, warung akan dikembangkan untuk menjual kuliner seperti soto, nasi goreng, dan lainnya.

Tahap ketiga, warung itu menjadi sentra distribusi dari gerobak yang juga akan menjual makanan-makanan seperti bakso, mie ayam, dan sebagainya.

“Kami sudah menyiapkan bahan baku untuk makanan gerobak. Jadi, pemilik gerobak akan mengambil bahan baku jualannya dari warung tersebut,” urainya.

Dalam perhitungan Hendi, di tahap pertama per bulan, pengelola warung diprediksi bisa mendapat keuntungan 3-5 juta per bulan. Di tahap kedua, bisa mendapat 5 – 10 juta, tahap ketiga bisa lebih dari 30 juta.

Program ini sejalan dengan background Hendi sebagai seorang pengusaha sukses. Dalam melakukan kampanye, Hendi terbilang unik dan tidak bertele-tele. Pun tidak bicara politik, melainkan lebih ke aspek ekonomi.

“Saya membuat program terukur dan bisa diawasi dengan baik. So far, masyarakat antusias banget dengan program warung sejahtera ini,” kata Hendi.

Dengan penuh makna Hendi berujar, “Saya ingin menjadi politisi yang bisa bermanfaat bagi rakyat, bukan hanya enak-enakan sebagai anggota dewan bila terpilih kelak, sementara masyarakat masih hidup serba berkekurangan”. (RN)