Wakil Sekretaris Jenderal Pemuda Bravo 5 Pusat Liprent Ode Filla

Jakarta, innews.co.id – Sekitar pukul 04.00 WIB dinihari, Sabtu (26/7/2019), Wakil Sekretaris Jenderal Pemuda Bravo 5 Pusat Liprent Ode Filla diciduk aparat kepolisian di kediaman Ali Fanser Marasabessy Ketua Umum Pemuda Bravo 5 Pusat di bilangan Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Penangkapan yang dilakukan oleh pihak Polda Maluku dilatarbelakangi ciutan Liprent di media sosial mengenai persoalan mafia tanah adat Dati Tomalahu di Batumerah, Maluku, yang dinilai menyinggung Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa.

Liprent akan diperiksa terkait dugaan pencemaran nama baik yang ditujukan kepada Kapolda Maluku melalui facebook.

Ali Fanser Marasabessy Ketua Umum Pemuda Bravo 5

Menanggapi penjemputan tersebut Ali Fanser mengatakan, sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, penjemputan Liprent berlangsung baik. “Saya merelakan Liprent dibawa pihak kepolisian untuk diperiksa. Namun, pemeriksaan harus objektif karena ciutan Liprent menjadi bukti bahwa masyarakat luas juga punya hak melakukan pengawasan terhadap persoalan yang terjadi,” ujar Ali.

Lebih jauh Ali mengatakan, “Bagi saya, Kapolda Maluku terlalu baper (bawa perasaan), sehingga ciutan Liprent sebenarnya biasa saja,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Ali, tindakan Polda Maluku yang langsung melakukan penangkapan sebagai sesuatu yang berlebihan.

“Sebagai Ketum Pemuda Bravo 5 Pusat, saya menyerukan kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk mengambil tindakan tegas terhadap langkah Kapolda Maluku. Copot Kapolda Maluku,” ujar Ali lantang.

Selain itu, Ali menyerukan kepada tim hukum Pemuda Bravo 5 Pusat agar dapat melakukan upaya-upaya pendampingan hukum kepada Liprent Ode Filla. “Saya mengajak semua rekan-rekan Pemuda Bravo 5 Pusat untuk membantu Liprent sehingga masalah hukumnya bisa tuntas,” seru Ali. (RN)