Bogor, innews.co.id – Pengalamannya terlibat dalam Komite Sekolah SD Cimahpar 01 telah cukup memberi pandangan padanya mengenai realitas kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah Cimahpar, Kota Bogor.

Apa yang menjadi kerinduan masyarakat akhirnya menggurita dalam dirinya. Pemilihan Legislatif yang akan berlangsung 17 April 2019, menjadi pintu masuk baginya untuk mengejawantahkan segala kerinduan rakyat terhadap hadirnya wakil rakyat yang benar-benar dapat menyuarakan aspirasi warga.

Yanti Qulyaningsih bersama keluarga

Itulah yang membuat Yanti Qulyaningsih memutuskan maju sebagai calon legislatif DPRD Kota Bogor melalui Partai Perindo daerah pemilihan 3 yang meliputi Bogor Utara Kota Bogor.

Ditemui di kantornya, Bogor Utara, Sabtu (24/11), wanita cantik yang akrab disapa Yanti ini menuturkan kerinduannya untuk menyuarakan aspirasi masyarakat sehingga setiap permasalahan warga bisa ada solusinya.

Yanti komitmen melayani masyarakat

Niatan tulusnya ini didukung penuh oleh sang suami tercinta Denny Juaeni SE., yang kebetulan menjabat sebagai Sekretaris Partai Perindo DPD Kota Bogor.

Hal lain yang mendorong Yanti adalah image wakil rakyat yang suka umbar janji, setelah terpilih lupa akan masyarakat pemilihnya. “Saya mau menepis image tersebut,” ucapnya.

Bagi Yanti, sebagai wakil rakyat harus mau turun ke bawah mendengar keluhan masyarakat dan memperjuangkannya di dewan.

Yanti Qulyaningsih aktif di bidang kemasyarakatan

Salah satu yang akan ia perjuangkan adalah kebutuhan pokok yang terjangkau oleh masyarakat. “Daya beli masyarakat menurun karena harga-harga terbilang tinggi. Ini harus diperjuangkan,” kata Yanti.

Demikian juga soal infrastruktur yang masih perlu banyak pembenahan. “Banyak jalan-jalan yang berlubang,” ucapnya.

Hal lainnya adalah memperjuangkan nasib kaum perempuan agar bisa mendapat penghasilan tambahan untuk membantu keluarganya. “Paling tidak kaum perempuan punya keterampilan yang dapat menghasilkan pendapatan,” jelas Yanti.

Yanti Qulyaningsih saling mendukung bersama sang suami tercinta

Demikian juga, ada yang punya kemampuan, tapi tidak ada modal. “Kalau saya duduk sebagai anggota dewan, tentu akan bisa memperjuangkan modal kerja lewat APBD, sehingga masyarakat bisa berusaha dengan baik,” ucapnya.

Yanti berharap masyarakat di dapilnya bisa benar-benar memperhatikan para caleg agar tidak salah pilih. “Pilih yang benar-benar punya hati untuk memperjuangkan nasib rakyat. Bukan karena janji atau pemberian sesaat,” tandasnya mengingatkan. (RN)